Newcastle Vs Chelsea Berakhir Imbang 2-2 The Blues Selamat dari Kekalahan Memalukan

Halo Jakarta – Chelsea berhasil selamat dari kekalahan memalukan saat tandang ke Newcastle United di St James’ Park pada pekan ke-17 Premier League Inggris, Sabtu malam 21 Desember 2025 WIB. Skor akhir 2-2 jadi hasil yang bikin The Blues bernapas lega setelah sempat tertinggal dua gol di babak pertama. Gol Cole Palmer (menit 45+2) dan Nicolas Jackson (menit 78) selamatkan Chelsea dari mimpi buruk. Sementara Newcastle, lewat Alexander Isak (menit 13) dan Anthony Gordon (menit 32), gagal manfaatkan keunggulan. Laga ini penuh drama dengan 12 kartu kuning, pressing tinggi kedua tim, dan peluang emas yang terbuang. Apa kronologi lengkap, performa bintang, komentar pelatih, dan dampak ke klasemen? Berikut ulasan mendalam yang bikin kamu paham seluruh cerita.

Babak Pertama Newcastle Dominan Chelsea Kewalahan

Newcastle langsung gaspol sejak menit awal. Eddie Howe pakai formasi 4-3-3 dengan Isak ujung tombak, Gordon dan Murphy di sayap. Chelsea di bawah Enzo Maresca coba kontrol bola, tapi pressing tinggi The Magpies bikin sulit. Gol pertama datang menit 13. Umpan terobosan Bruno Guimaraes ke Isak yang lolos jebakan offside, tembak keras ke pojok kiri gawang Robert Sánchez—1-0! St James’ Park bergemuruh, 52.000 suporter langsung nyanyi “Toon Army”.

Bacaan Lainnya

Chelsea coba balas, tapi pertahanan Newcastle solid. Lewis Hall dan Valentino Livramento tutup ruang Palmer dan Jackson. Gol kedua Newcastle menit 32. Gordon dribel melewati Reece James, beri umpan silang ke Isak yang sundul tapi Sánchez selamatkan. Bola rebound jatuh ke Gordon yang tembak voli—2-0! Chelsea kewalahan, penguasaan bola cuma 45 persen babak pertama. Maresca marah di pinggir lapangan, instruksikan tim lebih agresif.

Menit injury time babak pertama, Chelsea dapat penalti setelah handball Tino Livramento di kotak. Cole Palmer eksekusi dingin ke pojok kanan, Nick Pope salah tebak—2-1! Gol ini beri harapan Chelsea masuk ruang ganti dengan semangat baru.

Babak Kedua Chelsea Bangkit Newcastle Lengah

Maresca ubah taktik babak kedua. Ia tarik Pedro Neto, masukkan Noni Madueke untuk tambah kecepatan sayap. Chelsea langsung tekan tinggi. Penguasaan bola naik ke 58 persen. Newcastle coba counter, tapi Sánchez selamatkan tembakan Isak menit 55. Gol penyeimbang datang menit 78. Umpan panjang Moisés Caicedo ke Jackson yang lolos marking Fabian Schär. Jackson dribel melewati Pope yang keluar sarang, tembak ke gawang kosong—2-2!

Newcastle coba balas di 10 menit akhir. Gordon dan Murphy ciptakan peluang, tapi Sánchez tampil gemilang dengan 5 saves. Laga penuh kartu kuning: 7 untuk Newcastle, 5 untuk Chelsea. Reece James dan Guimaraes sempat hampir bertengkar menit 85. Skor 2-2 bertahan hingga peluit akhir. Statistik akhir: Newcastle 12 tembakan (5 on target), Chelsea 15 tembakan (7 on target), penguasaan bola 52-48 persen.

Performa Bintang yang Jadi Penentu Laga

Cole Palmer jadi man of the match dengan gol penalti dan 3 key passes. Ia ciptakan 4 peluang, rating 8.5. Nicolas Jackson rating 8.0 dengan gol penyeimbang dan 3 dribel sukses. Moisés Caicedo rating 7.8 dengan assist dan tackling 90 persen akurat. Robert Sánchez selamatkan 5 shots krusial, rating 8.2.

Di Newcastle, Alexander Isak rating 7.5 dengan gol dan 2 shots on target. Anthony Gordon rating 7.8 dengan gol dan 4 dribel. Bruno Guimaraes rating 7.2 dengan assist, tapi kartu kuning bikin ia kurang fokus akhir laga.

Komentar Pelatih yang Penuh Emosi

Enzo Maresca puas dengan comeback. “Babak pertama buruk, tapi babak kedua tunjukkan karakter juara. Kami selamat dari kekalahan,” katanya. Ia puji Jackson dan Palmer sebagai penyelamat. Eddie Howe kecewa. “Kami unggul 2-0, tapi lengah di babak kedua. Chelsea punya kualitas, tapi kami seharusnya menang,” ujarnya. Howe soroti pertahanan yang bocor di 20 menit akhir.

Dampak ke Klasemen Premier League yang Makin Ketat

Imbang ini bikin Chelsea tetap di peringkat 4 dengan 32 poin dari 17 laga. Newcastle di peringkat 8 dengan 26 poin. Chelsea selisih 5 poin dari Liverpool di puncak. Newcastle gagal dekati zona Eropa. Pekan depan Chelsea jamu Fulham (kandang), Newcastle tandang ke Ipswich—keduanya wajib menang untuk jaga momentum Natal.

Laga ini tunjukkan Premier League makin kompetitif. Chelsea bangkit meski krisis, Newcastle tunjukkan potensi tapi kurang klinis.

Analisis Taktik dan Kesalahan Kedua Tim

Maresca pakai 4-2-3-1 dengan Palmer nomor 10. Babak pertama gagal karena pressing Newcastle ganggu build-up Caicedo-Lavia. Babak kedua Madueke tambah kecepatan, bikin Schär dan Burn kewalahan. Howe pakai 4-3-3 dengan Gordon-Isak-Murphy cepat counter. Unggul 2-0 bikin mereka turunkan intensitas—kesalahan fatal.

Kesalahan utama Newcastle: lengah setelah unggul. Chelsea: babak pertama terlalu lambat. Comeback ini bukti mental Maresca mulai terbentuk.

Reaksi Suporter dan Media yang Ramai

Fans Chelsea lega di X. Tagar #CFCComeback trending. “Palmer & Jackson selamatkan muka,” tulis @ChelseaFCFan. Newcastle fans kecewa. “2-0 unggul kok imbang,” tulis @NUFCSupporter. Media seperti Sky Sports puji Sánchez sebagai “penyelamat”. The Guardian bilang, “Chelsea selamat dari mimpi buruk, tapi masih jauh dari juara.”

Laga ini jadi hiburan Natal Premier League—drama, gol, dan kartu kuning.

Harapan ke Depan untuk Kedua Tim

Chelsea butuh konsistensi. Jadwal Natal padat: Fulham, Everton, Ipswich. Maresca harus perbaiki babak pertama. Newcastle punya potensi, tapi butuh klinis akhir. Howe janji evaluasi pertahanan.

Premier League makin seru menjelang Boxing Day. Chelsea dan Newcastle siap gebrak lagi.

Pos terkait