Halo Jakarta – Manchester United baru saja pecat Ruben Amorim setelah hasil buruk di Liga Inggris 2025/26. Amorim cuma raih 38,1 persen win rate dari 63 laga—24 menang, 18 imbang, 21 kalah. Legenda MU Nicky Butt langsung ancam boikot dan buang tiket musiman kalau MU rekrut Enzo Maresca sebagai pengganti. Butt tolak Maresca karena latar belakangnya di Manchester City—rival abadi. “Saya fans MU, bukan City!” tegas Butt. Ini jadi sorotan emosional di tengah bursa pelatih panas. Apa alasan Butt, latar belakang pemecatan Amorim, profil Maresca, kandidat lain, dan reaksi fans? Mari kita kupas mendalam.
Alasan Emosional Nicky Butt Tolak Enzo Maresca
Nicky Butt, legenda MU era Sir Alex Ferguson (1992-2004), bereaksi keras terhadap rumor Maresca. Ia bilang, “Saya suka Maresca sebagai pelatih, tapi latar belakangnya dari City bikin saya kembalikan tiket terusan.” Butt soroti rivalitas abadi MU-City. Maresca pernah jadi pelatih U-23 City (2020-2022) dan asisten Pep Guardiola. Butt anggap ini “haram” untuk MU. Pernyataan Butt keluar di konferensi media pasca-pemecatan Amorim pada 5 Januari 2026. Ia tambah, “MU punya DNA sendiri. Jangan ambil dari City.”
Paul Scholes, rekan Butt, sempat dukung Maresca. Tapi Butt tegas tolak karena prinsip fans. Ini tunjukkan fans MU sensitif soal rivalitas—City jadi musuh bebuyutan setelah dominasi Guardiola.
Latar Belakang Pemecatan Ruben Amorim di MU
Ruben Amorim ditunjuk ganti Erik ten Hag November 2024. Harapannya tinggi karena sukses di Sporting Lisbon (juara Liga Portugal 2023/24). Tapi di MU, Amorim gagal total. Rasio kemenangan cuma 38,1 persen dari 63 laga. MU kalah dari tim kecil seperti Grimsby Town (Copa del Rey) dan imbang Leeds United pekan 20. Amorim coba sistem 3 bek, tapi gagal adaptasi skuad. Bruno Fernandes bilang, “Kami butuh stabilitas.” Manajemen MU putuskan pecat Amorim setelah rapat darurat 4 Januari 2026. Darren Fletcher (pelatih U-18) jadi interim.
Ini pemecatan keenam di Liga Inggris 2025/26—setelah Nuno Espírito Santo, Graham Potter, Ange Postecoglou, Vitor Pereira, Enzo Maresca.
Profil Enzo Maresca Kandidat Utama Bursa MU
Enzo Maresca (44) jadi favorit nomor 1 pengganti Amorim. Ia baru dipecat Chelsea 1 Januari 2026 setelah hasil buruk. Sebelumnya, Maresca sukses di Leicester City (juara Championship 2023/24). Di Chelsea, ia bawa juara Liga Konferensi Eropa 2024/25 dan Piala Dunia Klub 2025. Maresca kenal MU karena alumni City—pelatih U-23 City 2020-2022. Filosofinya mirip Guardiola: possession tinggi, pressing agresif. Tapi fans MU seperti Butt tolak karena “DNA City”. Oddschecker beri peluang 40 persen Maresca ke MU.
Kandidat Lain Bursa Pengganti Amorim
- Oliver Glasner (Crystal Palace) – peluang 25 persen. Sukses pakai 3-4-3 seperti Amorim, juara Piala FA 2024/25.
- Andoni Iraola (Bournemouth) – peluang 15 persen. Gaya menyerang, hasil bagus musim ini.
- Vitor Pereira (sebelumnya Wolves) – peluang 10 persen. Portugis seperti Amorim, pengalaman Liga Turki.
- Darren Fletcher (interim U-18 MU) – peluang 5 persen. Internal, stabilkan tim seperti Solskjaer 2018/19.
Manajemen MU (Omar Berrada, Jason Wilcox) incar pelatih muda dengan visi jangka panjang.
Reaksi Fans dan Legenda MU
Fans MU ramai di X. Butt trending dengan 500 ribu tweet. Gary Neville dukung Butt: “Jangan ambil dari City. Era direktur olahraga berkuasa, tapi fans tetap raja.” Scholes bilang Maresca “masuk akal”, tapi kalah suara. Tagar #NoMaresca dan #HireGlasner bersaing sengit.
Legenda seperti Neville dan Butt soroti kegagalan sistem Amorim. Neville bilang, “Amorim terburuk sejak 1971. Direktur Wilcox harus pilih pelatih sesuai DNA MU.”
Dampak ke Klasemen dan Bursa Transfer
MU turun ke peringkat 12 dengan 20 poin dari 20 laga. Interim Fletcher target stabilkan. Bursa pelatih ini pengaruh transfer Januari—MU incar striker baru kalau Amorim out permanen.
Amorim pecat jadi yang keenam di Liga Inggris musim ini. Tekanan tinggi di Old Trafford.
Boikot Nicky Butt jadi simbol resistensi fans. MU harus pilih pelatih yang sesuai identitas—bukan eks rival City.
