H-1 Natal 14 Ribu Penumpang Nyebrang ke Jawa dari Pelabuhan Bakauheni

Halo Jakarta – H-1 Natal 2025 jadi momen puncak arus mudik libur panjang di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan. Sebanyak 14 ribu penumpang nyebrang ke Jawa lewat jalur laut pada Selasa 24 Desember 2025. Data ASDP Cabang Bakauheni catat lonjakan signifikan dibanding hari biasa. Jumlah kendaraan roda dua dan empat juga naik drastis. Ini jadi bukti tradisi pulang kampung tetap kuat meski libur Natal singkat. Apa data lengkap, kronologi, dampak, dan tips nyebrang aman? Berikut ulasan mendalam.

Lonjakan Penumpang dan Kendaraan yang Terjadi di H-1 Natal

ASDP Bakauheni laporkan 14.000 penumpang nyebrang ke Merak Banten pada 24 Desember 2025. Angka ini naik 40 persen dibanding hari Senin. Rinciannya 8.000 penumpang pejalan kaki, 4.000 roda dua, dan 2.000 roda empat. Kendaraan roda dua capai 2.500 unit, roda empat 1.200 unit. Kapal yang beroperasi 35 unit dengan 120 trip per hari. Executive General Manager ASDP Bakauheni Suharto bilang, “Lonjakan mulai terasa sejak Senin malam. Kami tambah trip malam untuk antisipasi.”

Bacaan Lainnya

Puncak arus diprediksi Rabu 25 Desember pagi. ASDP siapkan 10 kapal ekstra kalau dibutuhkan. Penumpang mayoritas tujuan Jakarta, Bandung, dan Jawa Tengah. Banyak pekerja migran dari Sumatera yang pulang kampung Natal bareng keluarga.

Kronologi Arus Mudik yang Mulai Padat Sejak Malam

Arus mulai padat Senin malam 23 Desember. Antrean kendaraan di pintu masuk pelabuhan capai 2 km. Selasa pagi, ribuan motor dan mobil berbaris rapi di dermaga eksekutif dan reguler. Penumpang pejalan kaki naik bus damri dari Terminal Rajabasa Lampung. Pukul 10.00 WIB, 5 kapal sudah berangkat penuh. Suharto bilang, “Kami prioritaskan roda dua dan pejalan kaki agar cepat nyebrang.”

Siang hari, cuaca cerah bantu proses loading lancar. Namun sore hari, angin kencang bikin beberapa trip delay 30 menit. Malam hari, antrean kendaraan roda empat capai 3 km. ASDP buka dermaga 7 untuk tambah kapasitas. Total 120 trip selesai hingga tengah malam, angkut 14 ribu penumpang.

Dampak Lonjakan ke Ekonomi dan Sosial

Lonjakan ini beri dampak positif ekonomi lokal. Pedagang di pelabuhan untung besar dari jual makanan, minuman, dan oleh-oleh. Omzet harian naik 200 persen. Hotel dan penginapan di Bakauheni full booked. Dampak sosial: reuni keluarga jadi momen bahagia Natal. Banyak penumpang bilang, “Natal tanpa keluarga tak lengkap, makanya nekat mudik meski jauh.”

Tapi ada dampak negatif. Kemacetan di jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar capai 5 km. Beberapa penumpang telat karena macet. ASDP dan Polisi lalu lintas tambah petugas untuk atur arus.

Tips Nyebrang Aman Saat Arus Padat Natal

Kalau kamu rencana nyebrang, ikuti tips ini.

  1. Beli tiket online lewat Ferizy agar tak antre panjang
  2. Datang 3-4 jam sebelum jadwal keberangkatan
  3. Prioritaskan dermaga eksekutif kalau bawa mobil
  4. Bawa bekal makanan dan minum karena antrean bisa lama
  5. Pakai masker dan jaga kesehatan karena cuaca dingin malam
  6. Cek cuaca di BMKG, hindari nyebrang saat angin kencang

ASDP janji tambah kapal kalau penumpang melebihi 15 ribu per hari.

Prediksi Arus Balik dan Persiapan ASDP

Arus balik diprediksi Minggu 29 Desember 2025. ASDP siapkan 40 kapal dan 150 trip per hari. Suharto bilang, “Kami belajar dari Natal tahun lalu. Kapasitas dermaga sudah ditambah 20 persen.” Polisi siapkan contraflow di tol kalau macet parah.

Natal 2025 tunjukkan tradisi mudik tetap kuat. 14 ribu penumpang nyebrang dari Bakauheni jadi bukti keluarga Indonesia prioritaskan kebersamaan.

Pos terkait