Viral Masturbasi di Dalam TransJakarta! Pelaku Langsung Ditangkap

Viral Masturbasi di Dalam TransJakarta

Halo Jakarta – Kejadian memalukan kembali terjadi di dalam armada TransJakarta. Seorang penumpang pria berinisial A (35 tahun) viral setelah melakukan aksi masturbasi terang-terangan di dalam bus koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit) pada Sabtu malam 15 Januari 2026 sekitar pukul 21.15 WIB. Video kejadian yang direkam penumpang lain langsung menyebar luas di media sosial, ditonton jutaan kali dalam hitungan jam. Polisi langsung bertindak cepat dan menangkap pelaku pada Minggu dini hari 16 Januari 2026. Apa kronologi lengkap kejadian, respons penumpang, proses penangkapan, serta dampaknya ke citra TransJakarta? Berikut ulasan mendalam.

Kronologi Kejadian yang Bikin Penumpang Syok

Kejadian bermula saat bus TransJakarta koridor 9 melaju di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Bus sedang cukup penuh karena jam pulang kerja. Pelaku A duduk di kursi belakang dan mulai melakukan aksi tak senonoh. Seorang penumpang wanita berusia 28 tahun yang duduk di seberang langsung menyadari dan merekam menggunakan ponsel.

Bacaan Lainnya

Video berdurasi 28 detik menunjukkan pelaku jelas melakukan masturbasi sambil melihat ke arah penumpang wanita. Penumpang lain yang melihat langsung berteriak dan meminta supir menghentikan bus. Supir langsung berhenti di halte terdekat dan memanggil petugas keamanan TransJakarta. Pelaku sempat mencoba kabur, tapi petugas keamanan dan warga berhasil menahannya hingga polisi datang.

Petugas Polsek Slipi tiba dalam waktu 15 menit dan langsung amankan pelaku ke Mapolsek Slipi untuk pemeriksaan.

Proses Penangkapan yang Cepat dan Responsif

Polisi bergerak sangat cepat. Petugas keamanan TransJakarta bersama warga menahan pelaku hingga polisi tiba. Kapolsek Slipi AKP Budi Santoso menyatakan bahwa pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka. “Kami amankan pelaku pada Minggu dini hari 16 Januari 2026. Ia kami jerat Pasal 281 KUHP tentang perbuatan cabul di tempat umum dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara,” ujar AKP Budi.

Pelaku A merupakan warga Jakarta Barat, bekerja sebagai karyawan swasta. Ia mengaku sedang dalam pengaruh alkohol dan stres kerja. Namun polisi menolak alasan tersebut sebagai pembenar. Saat ini pelaku masih dalam tahanan Mapolsek Slipi untuk proses hukum lebih lanjut.

Respons Penumpang dan Masyarakat yang Geram

Penumpang wanita yang merekam video langsung mengunggah ke akun TikTok pribadinya dengan caption “Hati-hati naik TransJakarta malam hari”. Video ini cepat viral dan ditonton lebih dari 4 juta kali dalam 24 jam. Banyak netizen mengutuk keras pelaku. “Kurang ajar banget, di tempat umum kok berani,” tulis salah satu komentar. Tagar #TransJakartaTidakAman dan #PelakuMasturbasi langsung trending di X.

Beberapa penumpang lain yang berada di bus saat itu juga memberikan kesaksian. “Saya langsung teriak minta supir berhenti. Pelaku sempat mau kabur tapi kami tahan,” kata seorang saksi pria.

Respons Resmi TransJakarta dan Dishub DKI

PT TransJakarta langsung mengeluarkan pernyataan resmi. “Kami sangat mengecam tindakan tidak terpuji ini. Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan akan tingkatkan pengawasan di armada malam hari,” tulis pernyataan resmi TransJakarta. Mereka juga berjanji tambah petugas keamanan dan kamera pengawas di seluruh armada.

Dishub DKI Jakarta juga turut angkat bicara. Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo mengatakan bahwa kejadian ini jadi pengingat pentingnya kesadaran dan keberanian penumpang melaporkan tindakan asusila. “Kami akan evaluasi pengawasan dan koordinasi dengan kepolisian,” ujarnya.

Dampak ke Citra TransJakarta dan Transportasi Umum

Kejadian ini langsung merusak citra TransJakarta sebagai transportasi umum yang aman dan nyaman, terutama bagi penumpang wanita di malam hari. Banyak netizen mengeluh bahwa kejadian serupa sering terjadi tapi jarang terungkap karena korban malu melapor. Tagar #TransportasiUmumAman menjadi trending dengan ribuan tweet yang menuntut peningkatan keamanan.

TransJakarta berjanji tambah petugas keamanan malam hari dan pasang lebih banyak kamera pengawas. Mereka juga dorong penumpang untuk langsung melapor ke petugas atau melalui aplikasi TransJakarta jika melihat tindakan mencurigakan.

Pelajaran Keselamatan dan Etika dari Kejadian Ini

Kejadian ini beri pelajaran penting bagi semua penumpang transportasi umum:

  • Segera laporkan tindakan asusila ke petugas atau polisi
  • Gunakan fitur darurat di aplikasi TransJakarta
  • Hindari duduk sendirian di bagian belakang bus malam hari
  • Rekam jika aman untuk bukti
  • Jangan ragu minta bantuan penumpang lain

Polisi juga imbau masyarakat tidak main hakim sendiri. “Serahkan ke penegak hukum agar diproses sesuai aturan,” kata Kapolsek Slipi.

Kejadian ini jadi catatan kelam bagi transportasi umum Jakarta. Keamanan harus jadi prioritas utama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *