Halo Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Dr. Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI di Istana Negara, Jakarta, pada 30 Januari 2026. Pelantikan ini menjadi sorotan karena Juda Agung dikenal sebagai ekonom berpengalaman yang pernah menjabat posisi kunci di Bank Indonesia dan Kemenkeu. Dengan pengalaman mendalam di sektor keuangan, pelantikan Juda dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat tim ekonomi pemerintahan Prabowo-Gibran di tengah tantangan inflasi global dan target pertumbuhan ekonomi 8%. Berikut detail pelantikan, profil Juda Agung, alasan pemilihan, serta dampak besar yang diharapkan bagi kebijakan fiskal Indonesia ke depan.
Momen Pelantikan di Istana Negara
Upacara pelantikan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Paripurna Istana Negara. Presiden Prabowo memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah jabatan Juda Agung. Dalam sambutan singkatnya, Presiden menekankan pentingnya keberlanjutan kebijakan ekonomi yang inklusif dan pro-rakyat.
“Juda Agung adalah sosok yang tepat untuk membantu Menteri Keuangan menjaga stabilitas fiskal, mendorong pertumbuhan, dan memastikan anggaran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” kata Prabowo.
Turut hadir Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, serta jajaran pimpinan lembaga negara terkait.
Profil Juda Agung: Ekonom Berpengalaman yang Siap Dukung Tim Prabowo
Juda Agung lahir di Jakarta pada 1972. Ia menyelesaikan pendidikan S1 Ekonomi di Universitas Indonesia dan melanjutkan studi magister serta doktor di bidang ekonomi moneter di universitas ternama di luar negeri. Karier Juda dimulai di Bank Indonesia, di mana ia pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.
Pencapaian utama Juda:
- Memimpin tim penyusunan kebijakan makroprudensial pasca-krisis 2008
- Berperan besar dalam pengembangan instrumen keuangan syariah di BI
- Pernah menjadi penasihat senior Menteri Keuangan di era sebelumnya
- Dikenal sebagai ekonom yang kuat di bidang stabilitas keuangan dan inklusi ekonomi
Pelantikan Juda sebagai Wamenkeu dianggap sebagai penguatan tim ekonomi yang berpengalaman dan visioner.
Alasan Prabowo Pilih Juda Agung sebagai Wamenkeu
Presiden Prabowo memilih Juda karena beberapa pertimbangan strategis:
- Pengalaman mendalam di sektor moneter dan fiskal
- Pemahaman kuat tentang kebijakan ekonomi syariah dan inklusi keuangan
- Track record menjaga stabilitas di tengah krisis ekonomi global
- Kemampuan koordinasi lintas lembaga (BI, OJK, Kemenkeu)
- Visi yang selaras dengan program Asta Cita Prabowo-Gibran, terutama pertumbuhan ekonomi 8% dan pengentasan kemiskinan
Pilihan ini juga menunjukkan komitmen Prabowo untuk menggabungkan pengalaman lama dengan energi baru dalam kabinet.
Respons Publik & Media Sosial yang Ramai
Reaksi masyarakat langsung beragam. Pendukung Prabowo menyambut positif: “Juda Agung adalah pilihan tepat, ekonom berpengalaman dan visioner!” Tagar #JudaAgungWamenkeu dan #KabinetPrabowo trending di X.
Namun ada juga kritik dari kalangan oposisi: “Apakah ini cuma akomodasi politik atau memang pilihan terbaik?” Sebagian netizen meminta transparansi lebih lanjut soal rekam jejak Juda di masa lalu.
Implikasi Politik & Ekonomi ke Depan
Pelantikan Juda Agung sebagai Wamenkeu diharapkan memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter di pemerintahan Prabowo-Gibran. Dengan pengalamannya, Juda diprediksi akan berperan besar dalam:
- Menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan global
- Mendorong pertumbuhan ekonomi 8% melalui reformasi struktural
- Mengoptimalkan anggaran untuk program pro-rakyat
- Memperkuat sektor keuangan syariah dan UMKM
Ini juga menjadi sinyal bahwa Prabowo ingin tim ekonomi yang solid dan berpengalaman.
Kesimpulan: Juda Agung Jadi Wamenkeu – Langkah Strategis Prabowo di Awal Pemerintahan
Pelantikan Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan menandai komitmen Presiden Prabowo untuk membangun tim ekonomi yang kuat dan berpengalaman. Dengan rekam jejak yang solid, Juda diharapkan menjadi motor penggerak kebijakan fiskal yang inklusif dan berkelanjutan.
Presiden Prabowo lantik Juda Agung jadi Wamenkeu—langkah strategis yang langsung bikin heboh!




