Prabowo ke IKN: Pesan Politik Keras yang Bikin Semua Pihak Tersentak!

Prabowo ke IKN

Halo Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja perdana ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Senin 13 Januari 2026. Kunjungan ini langsung menuai sorotan luas karena dianggap membawa pesan politik yang sangat kuat dan tegas di awal tahun 2026. Komisi II DPR RI yang dipimpin Ahmad Doli Kurnia Tandjung menilai langkah Prabowo ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan sinyal jelas bahwa pemerintahan baru tetap all-in melanjutkan megaproyek IKN sebagai ibu kota baru Indonesia. Apa makna kunjungan ini, pesan politik di baliknya, respons DPR, serta implikasi ke depan? Berikut ulasan lengkap.

Kunjungan Prabowo yang Langsung Bikin Heboh

Presiden tiba di Bandara VVIP IKN sekitar pukul 09.30 WITA dengan pesawat kepresidenan. Ia langsung disambut Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, jajaran menteri, dan pejabat daerah. Rombongan meninjau progres Istana Negara, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), hunian ASN tahap 1, serta infrastruktur pendukung seperti jalan tol dan bendungan.

Bacaan Lainnya

Di Istana Negara yang masih tahap finishing, Prabowo menyampaikan pidato singkat tapi sangat tegas. “IKN adalah proyek nasional, bukan proyek pribadi siapa pun. Kami komitmen penuh menyelesaikan tahap pertama pada 2029,” ujar Prabowo. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan IKN akan terus berlanjut meskipun ada pergantian pemerintahan, dan menjamin tidak ada pemborosan anggaran.

Kunjungan berlangsung sekitar 4 jam dan diakhiri dengan peninjauan kawasan hunian ASN serta meeting tertutup dengan investor asing dari Uni Emirat Arab, Korea Selatan, dan Jepang yang hadir di IKN.

Pesan Politik yang Sangat Kuat Menurut Komisi II DPR

Komisi II DPR RI yang mengawasi urusan pemerintahan daerah langsung menilai kunjungan ini sebagai pesan politik yang sangat jelas. Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan, “Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN adalah pesan politik kuat bahwa pemerintahan baru tetap komitmen penuh melanjutkan proyek strategis nasional ini. Ini juga menepis narasi bahwa Prabowo akan hentikan IKN.”

Doli menambahkan bahwa kunjungan ini juga menjadi sinyal kepada oposisi dan masyarakat bahwa Prabowo tidak anti terhadap warisan Jokowi. “Ini menunjukkan kontinuitas pembangunan nasional. Tidak ada alasan lagi untuk ragu soal masa depan IKN,” ujarnya.

Anggota Komisi II dari Fraksi PDIP juga mengakui bahwa kunjungan ini positif. Namun mereka tetap menekankan pentingnya transparansi anggaran dan pencegahan korupsi di proyek IKN.

Respons Masyarakat dan Media Sosial yang Terbelah

Reaksi masyarakat langsung terbelah. Pendukung Prabowo memuji kunjungan ini sebagai bukti komitmen. Tagar #PrabowoKeIKN dan #IKNLanjut langsung trending di X dengan ratusan ribu tweet. Banyak warga bilang, “Prabowo serius lanjutkan IKN, bukan cuma janji kampanye.”

Di sisi lain, kritik dari oposisi dan masyarakat sipil tetap ada. PDIP melalui Sekjen Hasto Kristiyanto bilang, “Kunjungan bagus, tapi harus dibuktikan dengan realisasi anggaran dan progres nyata.” Beberapa netizen juga pertanyakan prioritas: “Banjir di Jakarta belum selesai, kok buru-buru ke IKN?”

Dampak Kunjungan ke Progres Pembangunan IKN

Kunjungan Prabowo langsung beri efek positif ke progres pembangunan. Setelah kunjungan, Otorita IKN umumkan percepatan pembangunan Istana Negara dan hunian ASN tahap 1. Investor asing dari Uni Emirat Arab dan Korea Selatan juga menyatakan komitmen tambahan investasi senilai Rp 12 triliun untuk kawasan hijau dan teknologi smart city.

Prabowo juga instruksikan percepatan relokasi ASN tahap pertama pada akhir 2026. “Kita targetkan 12.000 ASN pindah ke IKN pada Desember 2026,” tegasnya.

Implikasi Politik Jangka Panjang

Kunjungan ini memberi pesan kuat bahwa Prabowo ingin “milik” proyek IKN sebagai bagian dari legacy pemerintahannya. Ini juga bisa jadi strategi politik untuk meredam isu perpecahan internal kabinet dan kritik dari oposisi. Dengan menunjukkan komitmen ke IKN, Prabowo ingin bangun narasi bahwa pemerintahannya melanjutkan pembangunan nasional secara konsisten.

Di sisi lain, jika progres IKN lambat atau ada masalah korupsi, justru bisa jadi bumerang politik bagi Prabowo.

Harapan dan Tantangan IKN ke Depan

Kunjungan Prabowo memberi harapan baru bahwa IKN akan terus berjalan meskipun ada pergantian pemerintahan. Namun tantangan tetap besar: anggaran triliunan rupiah, relokasi ASN, dan pembangunan infrastruktur yang masih jauh dari target.

IKN bukan lagi proyek Jokowi, tapi proyek nasional yang harus didukung semua pihak.

Prabowo ke IKN: pesan politik yang bikin semua pihak tersentak. Indonesia menanti realisasi, bukan sekadar kunjungan.

Pos terkait