Polisi Tangkap 2 Pelaku Penusukan Pria di Kemang Jaksel

Polisi Tangkap 2 Pelaku Penusukan di Kemang

Halo Jakarta – Polisi berhasil menangkap dua pelaku penusukan yang membuat seorang pria bernama Rian (inisial R, 32 tahun) luka parah di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Selasa malam 7 Januari 2026. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 22.30 WIB di Jalan Kemang Raya, tepat di depan salah satu kafe populer. Korban sempat dilarikan ke RSCM dan menjalani operasi karena luka tusuk di perut dan dada. Dua pelaku yang diamankan berinisial A (23) dan F (25), keduanya warga Jakarta Selatan. Apa kronologi lengkap kejadian, motif awal, proses penangkapan, dan dampaknya? Berikut ulasan mendalam.

Kronologi Penusukan yang Terjadi di Tengah Keramaian

Kejadian bermula sekitar pukul 22.15 WIB. Korban Rian sedang berada di depan kafe bersama dua temannya. Tiba-tiba dua orang pria mendekat dengan cepat. Menurut saksi mata, pelaku A langsung menarik pisau lipat dan menikam korban di bagian perut. Pelaku F ikut menyerang dengan pisau yang sama, menyasar dada korban. Korban berusaha melawan tapi kalah jumlah. Ia langsung jatuh berlumuran darah di trotoar.

Bacaan Lainnya

Warga sekitar dan pengunjung kafe langsung berteriak minta tolong. Beberapa orang mencoba menolong korban sambil menghubungi 112. Pelaku sempat melarikan diri ke arah Gang Kemang Timur. Petugas patroli Polsek Kebayoran Baru yang sedang melintas langsung mengejar. Dalam waktu kurang dari 10 menit, polisi berhasil meringkus kedua pelaku di Gang Kemang Dalam.

Korban dilarikan ke RSCM dengan luka tusuk di perut dan dada. Dokter melakukan operasi darurat karena ada pendarahan internal. Kondisi korban saat ini stabil tapi masih dalam pengawasan intensif.

Motif Penusukan yang Masih Diselidiki

Polisi sementara mengungkap bahwa motif awal diduga berawal dari perselisihan pribadi. Korban dan pelaku A ternyata pernah bertengkar di media sosial beberapa bulan lalu terkait masalah bisnis online. Pelaku A merasa dirugikan dalam transaksi dan menyimpan dendam. Pada malam kejadian, pelaku A dan rekannya F sengaja mencari korban di Kemang karena tahu korban sering nongkrong di kawasan itu.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi bilang, “Motif awal memang perselisihan pribadi. Kami masih dalami apakah ada unsur lain.” Kedua pelaku dibawa ke Mapolres Jakarta Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga menyita dua pisau lipat sebagai barang bukti.

Proses Penangkapan yang Cepat dan Responsif

Penangkapan berlangsung sangat cepat. Petugas patroli yang sedang melintas langsung mengejar setelah mendapat laporan warga. Dalam waktu kurang dari 10 menit, pelaku berhasil diamankan di Gang Kemang Dalam. Polisi langsung lakukan olah TKP dan ambil keterangan saksi mata. CCTV di sekitar kafe juga berhasil merekam detik-detik penusukan.

Kedua pelaku kini ditahan di Mapolres Jakarta Selatan. Mereka dijerat Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan luka berat dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Polisi juga selidiki kemungkinan pasal percobaan pembunuhan jika korban mengalami kondisi kritis.

Respons Keluarga Korban dan Masyarakat Sekitar

Keluarga korban langsung datang ke RSCM. Istri korban menangis histeris saat melihat suaminya terbaring lemah. “Dia cuma keluar buat ketemu teman, tiba-tiba dapat kabar ditusuk,” katanya. Keluarga berharap pelaku dihukum seberat-beratnya.

Warga Kemang merasa khawatir. “Kawasan ini biasanya aman, tapi kejadian ini bikin trauma,” kata salah satu pemilik kafe. Banyak yang minta polisi tingkatkan patroli malam hari.

Dampak ke Kawasan Kemang dan Keamanan Jakarta

Kejadian ini bikin kawasan Kemang yang biasanya ramai malam hari jadi sepi sesaat. Beberapa kafe tutup lebih awal pada malam itu. Pengunjung takut karena kejadian terjadi di tengah keramaian. Polisi langsung pasang garis polisi dan olah TKP hingga dini hari.

Ini jadi pengingat bahwa keamanan di kawasan hiburan malam perlu ditingkatkan. Polres Jakarta Selatan janji tambah patroli malam di Kemang dan sekitarnya.

Pelajaran Keselamatan dari Kejadian Ini

Tragedi ini beri pelajaran penting.

  • Hindari konflik di media sosial yang bisa berujung dunia nyata
  • Selalu waspada di tempat ramai malam hari
  • Laporkan ancaman atau intimidasi ke polisi segera
  • Gunakan aplikasi darurat seperti 112 saat ada kejadian mencurigakan
  • Jangan bawa senjata tajam atau benda berbahaya

Polisi juga imbau warga tidak main hakim sendiri saat ada konflik.

Kejadian penusukan di Kemang jadi catatan kelam awal tahun 2026. Keamanan harus tetap jadi prioritas utama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *