Halo Jakarta – Mercedes-Benz resmi memperkenalkan van listrik full-EV terbarunya yang langsung jadi sorotan: kendaraan mewah yang dirancang khusus untuk segmen eksekutif, pejabat negara, dan pengusaha kelas atas. Van ini hadir sebagai penerus spiritual V-Class dan EQV, tapi dengan teknologi baterai mutakhir, desain futuristik, dan kabin yang lebih premium dari sebelumnya.
Dengan range tempuh lebih dari 500 km (WLTP), akselerasi mulus, dan fitur keselamatan serta kenyamanan kelas dunia, van ini siap jadi pilihan utama mobil dinas pejabat di Indonesia – terutama di era transisi energi dan kebijakan EV yang semakin ketat. Ini bukan sekadar van listrik biasa, ini statement of luxury & sustainability dari Mercedes-Benz.
Spesifikasi Utama yang Bikin Van Ini Jadi Idaman Pejabat & Eksekutif
- Powertrain – Dual motor AWD (versi Performance), tenaga hingga 400+ hp, torsi instan 700+ Nm. 0–100 km/jam di bawah 6 detik – sangat responsif untuk keluar masuk acara kenegaraan.
- Baterai & Jarak Tempuh – Paket baterai 108–120 kWh, range WLTP 500–550 km (real world 420–480 km) – cukup untuk perjalanan Jakarta–Bandung pulang-pergi tanpa charging.
- Fast Charging – DC 200 kW, isi 10–80% dalam 28–32 menit – praktis untuk jadwal padat pejabat.
- Kabin Ultra-Premium – 6–7 kursi captain seat dengan pijat, ventilasi, & heating. Layar MBUX Hyperscreen selebar dashboard, ambient light 64 warna, Burmester 4D surround sound, dan kursi belakang executive class dengan tablet kontrol pribadi.
- Safety & ADAS – Level 2+ autonomy, Driving Assistance Package Plus, kamera 360°, night vision assist, dan struktur rangka EQS-level yang sangat aman.
Harga Prediksi di Indonesia & Posisi Pasar
Mercedes-Benz Indonesia belum umumkan harga resmi, tapi berdasarkan harga Eropa & pajak lokal, estimasi OTR Jabodetabek 2026:
- Varian standar (6-seater): Rp 2,8–3,2 miliar
- Varian Executive (7-seater dengan fitur maksimal): Rp 3,5–4 miliar
Harga ini kompetitif dibandingkan kompetitor seperti:
- Lexus LM 350h (hybrid) → Rp 3,5–4 miliar
- Toyota Alphard Executive Lounge → Rp 2,5–3 miliar
- Mercedes V-Class facelift → Rp 2,8–3,5 miliar
Keunggulan van listrik ini: biaya operasional jauh lebih murah (listrik vs bensin premium), emisi nol, dan image “hijau” yang cocok untuk pejabat era transisi energi.
Mengapa Cocok Jadi Mobil Dinas Pejabat & Eksekutif?
- Privasi & Kenyamanan Maksimal – kabin kedap suara, kursi belakang seperti first-class pesawat, cocok untuk rapat mobile atau istirahat antar-acara.
- Image Modern & Ramah Lingkungan – pejabat kini dituntut tampil “hijau” – van listrik ini jadi simbol tepat.
- Keamanan Tinggi – struktur rangka ultra-kuat, fitur ADAS lengkap, dan blind spot monitoring – penting untuk pengawalan VVIP.
- Biaya Jangka Panjang Rendah – tidak perlu BBM mahal, servis lebih sedikit dibandingkan mesin konvensional.
Banyak pengamat bilang: “Ini saatnya mobil dinas pejabat beralih ke EV. Mercedes van listrik baru ini punya semua yang dibutuhkan – mewah, aman, dan sustainable.”
Sudah siap lihat pejabat negara naik van listrik Mercedes ini? Atau masih lebih suka V-Class konvensional? Share pendapat & prediksi Anda di kolom komentar – era mobil dinas EV sudah di depan mata!




