Halo Jakarta – Jaringan blockchain Sui mengalami downtime selama hampir 6 jam pada 14 Januari 2026 setelah mengalami serangan peretasan. Validator node terhenti beroperasi, transaksi macet total, dan harga token SUI langsung anjlok lebih dari 18% dalam hitungan jam. Total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta dolar AS akibat hilangnya likuiditas, posisi leverage yang dilikuidasi, dan panic selling massal. Tim Sui Foundation langsung bertindak cepat dan berhasil mengembalikan jaringan ke kondisi normal. Berikut kronologi lengkap kejadian, penyebab utama, respons tim Sui, dampak ke investor, serta prospek pemulihan.
Kronologi Kejadian yang Bikin Pasar Kripto Heboh
Serangan dimulai sekitar pukul 03.45 WIB dini hari 14 Januari 2026. Tiba-tiba sebagian besar validator node Sui tidak bisa menyinkronkan blok baru. Transaksi di seluruh jaringan terhenti, explorer Sui menampilkan status “Network Paused”, dan wallet serta dApp tidak bisa berfungsi.
Tim Sui Foundation langsung mengeluarkan pengumuman darurat melalui akun resmi X (Twitter) pukul 04.15 WIB. Mereka menyatakan sedang mengalami gangguan teknis serius dan tim teknis sedang menyelidiki. Pada pukul 05.30 WIB, tim mengonfirmasi bahwa jaringan mengalami serangan eksploitasi pada protokol konsensus.
Downtime berlangsung hampir 6 jam penuh. Baru pukul 09.40 WIB jaringan Sui kembali online setelah tim berhasil menerapkan patch darurat dan restart sebagian besar validator node. Selama downtime, harga SUI anjlok dari USD 3,85 menjadi USD 3,15—penurunan sekitar 18% dalam waktu singkat.
Penyebab Utama Serangan yang Membuat Jaringan Lumpuh
Tim Sui Foundation mengungkap bahwa serangan ini memanfaatkan celah di protokol konsensus Narwhal-Bullshark. Peretas berhasil melakukan serangan denial-of-service (DoS) terkoordinasi dengan mengirimkan transaksi spam dalam jumlah sangat besar. Kondisi ini membuat validator tidak mampu memproses blok baru.
Celah tersebut memungkinkan peretas memanipulasi urutan transaksi dan memicu kondisi “fork” sementara di jaringan. Tim Sui mengakui bahwa bug ini belum pernah terdeteksi selama audit sebelumnya karena hanya muncul di kondisi beban ekstrem yang sangat jarang terjadi.
Tim keamanan Sui bekerja sama dengan perusahaan cybersecurity Chainalysis dan PeckShield untuk investigasi forensik. Hingga saat ini, belum ada laporan dana pengguna hilang karena dana tetap aman di wallet masing-masing—serangan ini murni menyebabkan downtime, bukan pencurian aset.
Respons Cepat Tim Sui & Langkah Pemulihan
Tim Sui Foundation langsung mengambil langkah darurat. Mereka menonaktifkan sementara beberapa fitur protokol untuk mencegah serangan lanjutan. Tim juga menerapkan patch keamanan pada semua validator node dan meningkatkan kapasitas monitoring serta rate-limiting untuk transaksi.
Pada pukul 10.30 WIB, Sui sudah kembali normal 100%. Tim juga mengumumkan bahwa tidak ada dana pengguna yang hilang dan semua transaksi yang tertunda sudah diproses ulang. Mereka membuka bug bounty khusus dengan hadiah hingga USD 5 juta untuk siapa pun yang bisa temukan celah serupa.
Dampak ke Harga SUI dan Sentimen Investor
Harga SUI langsung anjlok dari USD 3,85 menjadi USD 3,15 dalam 6 jam downtime—penurunan sekitar 18%. Likuidasi posisi leverage di bursa mencapai USD 120 juta. Namun setelah jaringan pulih, SUI rebound cepat dan ditutup di USD 3,68 pada akhir hari—masih minus sekitar 4,4% dari sebelum serangan.
Investor ritel di Indonesia ramai diskusi di grup Telegram dan Discord. Banyak yang panic sell, tapi sebagian besar holder jangka panjang tetap tenang karena percaya Sui akan pulih seperti kasus-kasus downtime blockchain sebelumnya (Solana, Ethereum, dll.).
Pelajaran Berharga dari Insiden Sui Ini
Insiden ini memberikan beberapa pelajaran penting. Blockchain layer-1 tetap rentan terhadap serangan DoS meski sudah diaudit berkali-kali. Downtime meski singkat bisa sebabkan kerugian besar bagi trader leverage. Pentingnya diversifikasi dan tidak menaruh semua aset di satu chain juga menjadi pelajaran utama. Komunitas dan tim dev harus cepat transparan untuk jaga kepercayaan. Bug bounty dan audit berkala tetap krusial meski proyek sudah matang.
Tim Sui berjanji akan tingkatkan keamanan dengan audit independen tambahan dan upgrade protokol konsensus.
Prospek Sui Setelah Insiden Downtime
Meski sempat lumpuh 6 jam, Sui tetap punya fundamental kuat: throughput tinggi, biaya transaksi rendah, dan ekosistem DeFi serta gaming yang berkembang pesat. Banyak analis yakin insiden ini hanya “hiccup” sementara dan Sui akan pulih cepat seperti Solana pasca-insiden 2022.
Prediksi harga SUI akhir 2026 tetap optimis di kisaran USD 8–12 jika bull market kripto berlanjut.
Sui lumpuh 6 jam karena dibobol—tapi ini bukan akhir. Justru jadi momentum untuk lebih kuat lagi.
