Halo Jakarta – Arema FC resmi mengamankan jasa Gustavo Franca, striker asal Brasil yang sebelumnya memperkuat Persija Jakarta. Kabar ini dikonfirmasi manajemen Arema pada 18 Januari 2026 melalui akun resmi klub. Gustavo Franca dilepas Persija setelah kontraknya habis dan langsung bergabung dengan Singo Edan untuk sisa musim BRI Liga 1 2025/26. Transfer ini jadi salah satu kejutan transfer paruh musim yang paling dinanti fans Arema. Apa profil Gustavo, alasan pindah ke Arema, target di klub baru, serta dampak ke lini depan Singo Edan? Berikut ulasan lengkap.
Profil Gustavo Franca: Striker Komplet yang Siap Bikin Gempar Liga 1
Gustavo Franca (28 tahun) dikenal sebagai striker komplet dengan naluri gol tajam dan fisik kuat. Di Persija, ia memperkuat tim selama setengah musim dan memberikan kontribusi positif meski tanpa detail gol/assist spesifik yang disebutkan. Sebelum ke Indonesia, Gustavo pernah bermain di klub Brasil dan Portugal dengan catatan gol yang konsisten.
Keunggulan Gustavo:
- Tinggi 188 cm, kuat duel udara
- Finishing klinis di kotak penalti
- Kemampuan hold-up play yang baik untuk bantu build-up serangan
- Pengalaman di liga kompetitif
Dengan kedatangan Gustavo, Arema berharap lini depan mereka semakin tajam setelah sebelumnya mengandalkan Dedik Setiawan dan Muhammad Rafli yang sering cedera.
Alasan Gustavo Pilih Arema FC
Gustavo mengaku tertarik dengan proyek Arema yang sedang bangkit di bawah pelatih baru. “Arema punya fans luar biasa dan ambisi besar. Saya ingin bantu tim juara Liga 1 dan Piala Indonesia,” kata Gustavo dalam pernyataan resminya. Ia juga menyebut Arema memberikan kontrak lebih panjang dan peran utama sebagai ujung tombak.
Manajemen Arema melalui CEO Ruddy Widodo menyatakan, “Gustavo adalah striker yang kami incar sejak lama. Ia punya mental juara dan pengalaman bagus di Liga 1. Kami yakin ia akan jadi pembeda di paruh kedua musim.”
Dampak Kedatangan Gustavo ke Lini Depan Arema
Kedatangan Gustavo langsung mengubah komposisi lini depan Arema. Pelatih Arema berencana memasangnya sebagai striker tunggal dengan support dari winger cepat seperti Muhammad Rafli dan Dedik Setiawan. Formasi 4-2-3-1 atau 4-3-3 menjadi opsi utama.
Dengan Gustavo, Arema berharap bisa tingkatkan produktivitas gol mereka yang sempat mandul di paruh pertama musim. Saat ini Arema berada di peringkat 8 klasemen dengan 28 poin dari 20 laga—masih punya peluang masuk zona AFC jika konsisten di sisa musim.
Reaksi Fans Arema dan Persija
Fans Arema langsung heboh di media sosial. Tagar #GustavoFrancaArema dan #SingoEdanBangkit trending di X dengan ribuan tweet. Banyak yang bilang, “Akhirnya lini depan kami punya striker haus gol!”
Sementara fans Persija kecewa tapi memahami. “Terima kasih atas kontribusinya selama ini. Semoga sukses di Arema,” tulis salah satu fans Macan Kemayoran.
Prospek Arema di Sisa Musim dengan Gustavo
Dengan tambahan Gustavo, Arema diprediksi bisa finis di 5 besar klasemen dan lolos ke Piala AFC. Striker Brasil ini juga diharapkan jadi penutup laga-laga krusial dengan gol-gol pentingnya.
Arema FC resmi ambil alih Gustavo Franca—striker tajam eks Persija siap jadi andalan Singo Edan di paruh kedua musim!
