AC Milan Vs Hellas Verona Nkunku Brace Rossoneri Menang 3-0

Halo Jakarta – AC Milan kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Hellas Verona 3-0 di pekan ke-17 Serie A Italia 2025/26 pada Minggu malam 28 Desember 2025 WIB di San Siro. Christopher Nkunku jadi bintang dengan brace gol, ditambah satu gol Theo Hernandez dari penalti. Kemenangan ini angkat Milan ke peringkat 7 dengan 28 poin, selisih 5 poin dari zona Liga Champions. Verona tetap terpuruk di peringkat 18 dengan 12 poin. Pertandingan ini tunjukkan dominasi Milan di babak kedua setelah sempat kesulitan di awal. Apa kronologi lengkap, performa bintang, komentar pelatih, dan implikasi ke klasemen? Mari kita ulas mendalam.

Jalannya Pertandingan yang Berlangsung Sengit

Milan mulai dengan tempo tinggi di San Siro yang penuh 75.000 suporter. Mereka langsung tekan Verona dari menit awal, tapi pertahanan tamu rapat. Peluang pertama datang di menit 8 lewat tembakan Rafael Leao yang masih melambung. Verona balas di menit 15 dengan counter-attack Tomas Suslov, tapi Mike Maignan selamatkan dengan gemilang. Babak pertama berlangsung ketat, dengan penguasaan bola Milan 62 persen tapi cuma 4 tembakan on target.

Bacaan Lainnya

Babak kedua jadi pesta tuan rumah. Menit ke-52, Nkunku buka skor dengan tembakan keras kaki kanan usai umpan terobosan Tijjani Reijnders—1-0! San Siro langsung bergemuruh. Verona coba balas, tapi lini belakang Milan solid dengan Fikayo Tomori dan Malick Thiaw. Menit ke-68, Nkunku tambah gol keduanya lewat sundulan akurat dari crossing Theo Hernandez—2-0! Gol ini bikin Verona runtuh. Menit ke-82, Theo Hernandez eksekusi penalti dingin setelah pelanggaran pada Yunus Musah—3-0! Verona tak ciptakan peluang berarti lagi. Statistik akhir: Milan 18 tembakan (9 on target), 7 corner, Verona 6 tembakan (2 on target).

Kemenangan ini jadi yang ketiga beruntun Milan di Serie A, bukti tim mulai temukan ritme di bawah pelatih baru.

Performa Bintang Nkunku yang Jadi Penentu Kemenangan

Christopher Nkunku langsung jadi man of the match dengan brace gol dan rating 9.2. Ia ciptakan 4 peluang, menang 6 duel udara, dan shot accuracy 100 persen. Gol pertama tunjukkan insting predatornya di kotak penalti, gol kedua sundulan klasik striker top. Nkunku, pinjaman dari Chelsea, sudah cetak 8 gol musim ini—bukti ia adaptasi cepat di Serie A.

Theo Hernandez rating 8.5 dengan gol penalti, 1 assist, dan 3 key passes. Ia dominasi sisi kiri, bikin bek Verona kewalahan. Rafael Leao rating 8.0 dengan 5 dribel sukses dan ciptakan ruang untuk Nkunku. Mike Maignan selamatkan 2 shots krusial, rating 7.8. Di Verona, Tomas Suslov rating 7.0 dengan 1 key pass, tapi tim keseluruhan kalah kelas.

Komentar Pelatih yang Puas dengan Hasil

Pelatih Milan Sergio Conceicao puji Nkunku pasca-laga. “Nkunku pemain spesial. Ia datang dari cedera panjang, tapi langsung tunjukkan kualitas,” katanya. Conceicao soroti babak kedua yang dominan. “Kami sabar di babak pertama, lalu eksploitasi ruang di kedua. Tiga poin ini penting untuk momentum.” Ia bilang tim mulai temukan identitas: pressing tinggi dan serangan balik cepat.

Pelatih Verona Paolo Zanetti akui superioritas Milan. “Kami bertahan baik babak pertama, tapi Nkunku bikin beda. Kami kurang klinis,” ujarnya. Zanetti janji perbaiki lini depan pekan depan lawan Lazio.

Dampak ke Klasemen Serie A yang Makin Ketat

Kemenangan ini angkat Milan ke peringkat 7 dengan 28 poin dari 17 laga. Mereka selisih 5 poin dari Juventus di peringkat 4 (zona UCL). Inter Milan puncak dengan 38 poin, Napoli 36 poin. Verona turun ke peringkat 18 dengan 12 poin—zona degradasi. Ini jadi kekalahan ketiga beruntun Verona, tambah tekanan Zanetti.

Pekan depan, Milan tandang ke Atalanta—uji sejati. Verona jamu Lazio di kandang.

Analisis Taktik Conceicao yang Mulai Berbuah

Conceicao pakai 4-2-3-1 dengan Nkunku lone striker, Leao sayap kiri, Pulisic kanan. Formasi ini beri fluiditas serangan—Nkunku sering turun ambil bola, bikin Verona kewalahan. Babak kedua, pressing tinggi ciptakan turnover 10 kali. Ini bukti adaptasi Conceicao setelah awal musim sulit. Kekurangan: babak pertama kurang tajam, cuma 4 tembakan on target.

Verona pakai 3-5-2 defensif, tapi runtuh setelah gol pertama. Zanetti akui, “Kami kehilangan fokus setelah kebobolan.”

Reaksi Suporter dan Media yang Positif

San Siro bergemuruh sepanjang laga. Fans MU… eh, Milan ramai di X dengan tagar #ForzaMilan dan #NkunkuKing trending Italia. “Nkunku reborn!” tulis @ACMilanID. Media seperti Gazzetta dello Sport beri rating 8/10 untuk Conceicao—”ia bangun tim baru.” Corriere dello Sport puji Nkunku “pembeda kelas dunia.”

Kemenangan ini beri harapan Milan kejar UCL. Conceicao bilang, “Kami ambil satu laga satu laga. Momentum ini penting.”

MU… Milan bangkit di akhir tahun. Nkunku brace jadi sinyal tim siap bersaing lagi.

Pos terkait