Halo Jakarta – Survei terbaru Indikator Politik Indonesia mengungkapkan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai angka mengesankan 79,9%. Angka ini menjadi rekor tinggi untuk presiden baru di awal masa jabatan, bahkan mengalahkan rating awal SBY pada 2004 dan Jokowi pada 2014. Hasil survei ini langsung menjadi amunisi kuat bagi pemerintahan Prabowo-Gibran, sementara oposisi mulai mempertanyakan strategi mereka. Berikut detail lengkap hasil survei, metodologi yang digunakan, alasan masyarakat puas, serta implikasi besar bagi stabilitas politik Indonesia ke depan.
Hasil Survei: 79,9% Puas, Hanya 19,3% Kurang Puas
Survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada 7 Februari 2026 menunjukkan:
- 79,9% responden menyatakan puas dengan kinerja Prabowo (13% sangat puas, 66,9% cukup puas)
- 17,1% kurang puas, 2,2% tidak puas sama sekali, dan 0,8% tidak tahu/tidak jawab
- Alasan utama kepuasan: 17,5% karena anti-korupsi tegas, 15,6% distribusi bantuan langsung, 11% program kerja bagus, 10,5% hasil nyata terlihat
- Basis pemilih Prabowo (termasuk pendukung Jokowi) tetap solid, dengan kepuasan mencapai 80–90% di kelompok ini
- Generasi Z yang mendukung Prabowo di Pemilu 2024 juga tetap puas, meski survei menunjukkan sedikit penurunan di kelompok ini
Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi menekankan: “Kepuasan ini tidak hanya dari basis Prabowo sendiri, tapi juga dari pemilih Jokowi. Ini menunjukkan transisi pemerintahan berjalan mulus dan kebijakan Prabowo diterima luas.”
Metodologi Survei yang Ketat & Representatif
Survei ini dilakukan secara tatap muka pada 15–21 Januari 2026 dengan 1.220 responden dewasa (usia 17+ tahun) dari seluruh provinsi Indonesia. Tingkat kepercayaan 95% dengan margin error ±2,9%. Sampel dipilih secara multistage random sampling untuk memastikan representasi nasional.
Burhanuddin menjelaskan: “Rating ini hampir sama dengan survei Januari 2025, artinya kinerja Prabowo stabil tinggi meski tantangan ekonomi global sedang tinggi.”
Alasan Masyarakat Puas & Dampak ke Stabilitas Politik
Faktor utama kepuasan masyarakat:
- Kebijakan anti-korupsi tegas dengan operasi KPK yang lebih gencar
- Program bantuan langsung seperti BLT dan sembako murah yang langsung dirasakan rakyat
- Kemajuan infrastruktur dan pembangunan ekonomi yang terlihat nyata
- Dukungan kuat dari Jokowi yang membuat transisi pemerintahan mulus
Dampaknya, oposisi mulai kesulitan mencari celah kritik karena rating tinggi ini menunjukkan dukungan publik yang solid. Pengamat politik menilai ini jadi modal besar bagi Prabowo menuju Pemilu 2029.
Respons Oposisi & Pengamat Politik
Oposisi seperti PDIP dan PKS langsung bereaksi. Beberapa menyebut survei ini “masih awal masa jabatan” dan “belum ujian sesungguhnya”. Namun pengamat seperti Budi Santoso dari CSIS menilai: “Rating 79,9% ini luar biasa. Oposisi harus lebih kreatif dalam kritik konstruktif agar tidak terlihat negatif.”
Netizen ramai di media sosial: “Puas banget sama Prabowo! Bantuan langsung cepat dan nyata.” Tagar #PuasKinerjaPrabowo trending nasional.
Implikasi Ekonomi & Sosial dari Rating Tinggi Ini
Rating tinggi ini memberikan kepercayaan investor lebih besar, yang bisa mendorong inflow modal asing dan pertumbuhan ekonomi 7–8% seperti target Prabowo. Di sisi sosial, ini memperkuat stabilitas nasional karena dukungan publik tinggi mengurangi potensi konflik sosial.
79,9% Puas – Modal Kuat Prabowo untuk Indonesia Maju
Survei Indikator dengan 79,9% kepuasan ini menjadi bukti awal bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran mendapat dukungan luas. Angka fantastis ini tidak hanya bikin oposisi mikir ulang strategi, tapi juga membuat pendukung semakin yakin dengan visi Indonesia Maju.
Survei Indikator: 79,9% puas kinerja Prabowo—angka fantastis yang bikin oposisi mikir ulang!




