Manchester United Bantai Man City 2-0! Setan Merah Bangkit Ganas!

Manchester United Bantai Man City 2-0!

Halo Jakarta – Manchester United berhasil membungkam Manchester City dengan kemenangan telak 2-0 dalam laga derby Manchester pekan ke-21 Premier League 2025/26 pada Sabtu malam 17 Januari 2026 di Old Trafford. Dua gol dari Bruno Fernandes dan Rasmus Højlund memastikan kemenangan Setan Merah, sementara tiga gol Erling Haaland dari City semuanya dianulir VAR karena offside. Hasil ini membuat United naik ke peringkat 4 klasemen dengan 40 poin, sementara City tertahan di peringkat 2 dengan 39 poin. Laga ini menjadi salah satu derby paling sengit musim ini. Berikut kronologi gol, performa kunci pemain, komentar pelatih, serta dampak ke klasemen.

Gol-Gol dan Drama VAR yang Bikin Fans Teriak

Laga dimulai dengan tempo tinggi. Manchester City mendominasi penguasaan bola di 15 menit pertama. Haaland mencetak gol pertama pada menit ke-12, tapi VAR langsung anulir karena offside tipis. Gol kedua Haaland di menit ke-28 juga dianulir karena posisi offside. Gol ketiga Haaland di menit ke-45+2 lagi-lagi dibatalkan VAR—tiga kali offside dalam satu babak membuat fans City frustrasi.

Bacaan Lainnya

Manchester United memanfaatkan peluang di babak kedua. Bruno Fernandes membuka skor pada menit ke-52 dengan tendangan bebas melengkung indah dari jarak 25 meter—1-0! Rasmus Højlund menggandakan keunggulan pada menit ke-78 dengan sundulan dari umpan silang Alejandro Garnacho—2-0 final. City berusaha bangkit, tapi pertahanan United yang dikawal Lisandro Martínez dan Harry Maguire tampil sangat solid.

Performa Pemain Kunci yang Menentukan Kemenangan United

Bruno Fernandes jadi bintang lapangan dengan 1 gol, 3 key passes, dan 90% akurasi umpan. Rasmus Højlund cetak gol penting dan menang 7 duel udara. Di lini belakang, Lisandro Martínez dan Harry Maguire tampil tangguh dengan 10 tekel sukses gabungan. André Onana selamatkan 4 tembakan berbahaya dari City.

Di kubu City, Erling Haaland tampil ganas dengan 7 tembakan (4 on target), tapi tiga golnya dianulir VAR. Kevin De Bruyne dan Phil Foden menciptakan peluang, tapi kurang tajam di depan gawang.

Komentar Pelatih yang Penuh Emosi

Ruben Amorim, pelatih Manchester United, sangat puas dengan hasil ini. “Kami main dengan disiplin dan sabar. Gol Fernandes dan Højlund jadi penentu. Kemenangan ini untuk fans yang selalu dukung kami,” kata Amorim di konferensi pers pasca-laga.

Carlo Ancelotti mengakui keunggulan United. “Kami ciptakan banyak peluang, tapi tiga gol dianulir VAR. United pantas menang hari ini. Kami akan evaluasi dan kembali lebih kuat,” ujar Ancelotti.

Dampak Kemenangan ke Klasemen dan Semangat Tim

Kemenangan ini membawa Manchester United naik ke peringkat 4 klasemen dengan 40 poin dari 21 laga. Mereka kini hanya terpaut 3 poin dari City di peringkat 2. Arsenal tetap memimpin dengan 45 poin. Hasil ini juga mengakhiri paceklik kemenangan United melawan City di Old Trafford selama 4 tahun terakhir.

Fans United merayakan kemenangan ini dengan koreografi megah dan nyanyian panjang setelah peluit panjang berbunyi. Atmosfer Old Trafford begitu membara.

Analisis Taktik Kedua Pelatih

Ruben Amorim menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan pressing tinggi di sepertiga lapangan lawan. Ini membuat City kesulitan membangun serangan dari belakang. Setelah unggul, United beralih ke strategi bertahan sambil memanfaatkan serangan balik. Taktik ini sangat efektif karena City kehilangan ritme setelah tiga gol dianulir.

Carlo Ancelotti memilih 4-3-3 dengan fokus serangan balik melalui kecepatan Haaland dan Vinícius. Namun setelah tertinggal, City coba menyerang lebih terbuka tapi malah kebobolan lagi.

Reaksi Suporter dan Media

Fans United sangat gembira. Ribuan suporter bertahan di stadion hingga larut malam untuk merayakan. Tagar #UnitedBeatCity dan #AmorimTheKing langsung trending di X.

Media Inggris seperti BBC dan The Guardian memuji performa United. “United tampil ganas di bawah Amorim,” tulis BBC. Sementara itu, media pendukung City seperti Manchester Evening News menyebut kekalahan ini sebagai “malam kelam”.

Kemenangan 2-0 ini jadi bukti bahwa United mulai bangkit. Debut buruk Arbeloa sebelumnya sudah terlupakan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *