Halo Jakarta – Gempa berkekuatan magnitudo 6,4 yang mengguncang Jawa Timur pada 6 Februari 2026 pagi langsung bikin warga di sejumlah kabupaten panik. Pusat gempa berada di laut selatan Pacitan, namun getarannya terasa sangat kuat hingga ke Blitar, Trenggalek, Tulungagung, Ponorogo, dan sekitarnya. Akibatnya, belasan rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, beberapa di antaranya roboh total. BPBD langsung turun ke lapangan dan menetapkan status siaga. Berikut update terkini dampak gempa, titik kerusakan terparah, kronologi kejadian, respons cepat pemerintah, serta pesan penting dari BMKG untuk warga.
Kronologi Gempa & Getaran yang Terasa Luas
Gempa terjadi pada pukul 05.59 WIB, 6 Februari 2026. BMKG mencatat:
- Magnitudo: 6,4
- Kedalaman: 10 km (gempa dangkal)
- Pusat gempa: 143 km barat daya Pacitan, di laut lepas Samudra Hindia
- Intensitas maksimum: V–VI MMI (terasa kuat hingga menggetarkan bangunan)
Getaran terasa sangat kuat di Pacitan, Trenggalek, dan Tulungagung (skala V–VI MMI). Di Blitar, Ponorogo, dan Kediri terasa sedang hingga kuat (IV–V MMI). Gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Belasan Rumah Rusak – Titik Kerusakan Paling Parah
BPBD Kabupaten Pacitan melaporkan hingga siang hari:
- 12 rumah rusak ringan hingga sedang (retak dinding, atap ambruk, tembok roboh)
- 3 rumah rusak berat (hampir roboh total) di Kecamatan Punung dan Donorojo
- 1 mushola di Pacitan retak parah
- Di Blitar: 4 rumah rusak ringan, 1 sekolah dasar retak dinding
- Trenggalek: 3 rumah rusak ringan, 1 balai desa mengalami keretakan
Total korban jiwa nol, tapi 28 warga mengalami luka ringan akibat panik dan tertimpa material ringan. Belum ada laporan korban meninggal.
Respons Cepat BPBD, Basarnas & Pemda
BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD kabupaten/kota langsung bergerak:
- Tim evakuasi dan assesmen dikerahkan sejak pukul 06.30 WIB
- Posko darurat dibuka di kantor BPBD Pacitan dan Blitar
- Distribusi logistik (tenda, selimut, makanan siap saji, air bersih) mulai dilakukan
- Pemda setempat membuka pengungsian sementara di balai desa dan sekolah
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan: “Kami prioritaskan keselamatan warga. Tim gabungan terus bergerak dan kami pastikan bantuan segera sampai ke tangan korban.”
BMKG Imbau Waspada Gempa Susulan
BMKG meminta masyarakat tetap waspada terhadap gempa susulan:
- Potensi gempa susulan masih ada dalam 1–3 hari ke depan
- Hindari bangunan yang retak atau rusak
- Jangan panik jika ada gempa susulan kecil
- Pastikan jalur evakuasi di rumah dan sekolah aman
Hingga siang hari, sudah tercatat 12 gempa susulan dengan magnitudo 2,5–4,8.
Pesan Penting: Siapkan Mental & Fisik untuk Hadapi Bencana
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa Indonesia berada di zona cincin api. Masyarakat diimbau:
- Selalu siapkan tas siaga bencana di rumah
- Ikuti pelatihan evakuasi gempa di sekolah dan lingkungan
- Jangan abaikan peringatan dini BMKG
- Laporkan kerusakan rumah ke BPBD setempat untuk mendapat bantuan cepat
Kesimpulan: Gempa M 6,4 – Belasan Rumah Rusak, Warga Tetap Waspada
Gempa M 6,4 yang mengguncang Jawa Timur pagi ini meninggalkan belasan rumah rusak dan ribuan warga cemas. Meski tidak ada korban jiwa, kejadian ini jadi alarm bagi semua pihak untuk terus memperkuat kesiapsiagaan bencana. BPBD dan Pemda bergerak cepat, tapi keselamatan tetap di tangan kita semua.
Gempa M 6,4 guncang Jatim! Belasan rumah rusak di Pacitan hingga Blitar – warga panik, BPBD siaga penuh!




