Dorong Pusat Kreatif Indonesia di Luar Negeri! Anggota DPR Usul Langkah Besar Ini ke Pemerintah

Anggota DPR Usul Dorong Pusat Kreatif Indonesia di Luar Negeri!

Halo Jakarta – Anggota DPR RI dari Komisi X, Andreas Hugo Pareira, mendorong pemerintah untuk segera membangun pusat kreatif Indonesia di luar negeri. Usulan ini disampaikan dalam rapat kerja dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 20 Januari 2026 di Jakarta. Menurut Andreas, pusat kreatif di luar negeri bisa jadi jendela promosi budaya, produk kreatif, dan talenta Indonesia ke dunia internasional. Apa alasan di balik usulan ini, manfaat yang diharapkan, respons pemerintah, serta potensi lokasi? Berikut ulasan lengkap.

Usulan Pusat Kreatif Indonesia di Luar Negeri yang Langsung Viral

Andreas Hugo Pareira menegaskan bahwa Indonesia punya kekuatan besar di industri kreatif: musik, film, fashion, kuliner, hingga desain. Namun promosi global masih kurang masif. Ia mengusulkan pembangunan pusat kreatif (Creative Hub Indonesia) di kota-kota besar dunia seperti New York, Tokyo, Paris, atau Dubai.

Bacaan Lainnya

“Pusat ini bisa jadi showcase permanen karya anak bangsa, tempat kolaborasi, dan inkubator talenta diaspora. Ini juga bisa jadi pintu masuk investasi asing ke sektor ekonomi kreatif kita,” ujar Andreas dalam rapat tersebut.

Usulan ini langsung mendapat dukungan dari komunitas kreatif dan beberapa anggota DPR lain. Tagar #PusatKreatifIndonesia dan #CreativeHubRI trending di X dengan ribuan tweet dalam waktu singkat.

Alasan Utama Dorongan Pembangunan Pusat Kreatif di Luar Negeri

Beberapa alasan kuat yang disampaikan Andreas:

  • Promosi Budaya & Produk Kreatif — Indonesia punya kekayaan budaya luar biasa tapi kurang dikenal di panggung global
  • Peningkatan Ekspor Kreatif — Ekspor ekonomi kreatif Indonesia 2025 hanya sekitar USD 12 miliar—masih jauh di bawah Korea Selatan dan Jepang
  • Kolaborasi Talenta Diaspora — Ribuan seniman dan kreator Indonesia di luar negeri butuh wadah untuk berkarya dan berkolaborasi
  • Daya Tarik Investasi — Pusat kreatif bisa jadi showcase bagi investor asing untuk masuk ke sektor film, musik, fashion, dan game Indonesia
  • Soft Power Indonesia — Seperti Korean Wave atau Japanese Cool, Indonesia bisa bangun pengaruh budaya melalui pusat kreatif

Andreas menekankan bahwa ini bukan sekadar bangun gedung, tapi strategi jangka panjang untuk tingkatkan posisi Indonesia di kancah global.

Respons Pemerintah dan Komunitas Kreatif

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyambut positif usulan ini. “Kami akan kaji serius dan masukkan dalam RPJMN 2025–2029. Ini bisa jadi salah satu legacy besar untuk ekonomi kreatif,” kata Sandiaga.

Komunitas kreatif seperti Asosiasi Film Indonesia dan Asosiasi Musik Indonesia mendukung penuh. “Pusat kreatif di luar negeri bisa jadi rumah bagi seniman diaspora dan pintu masuk pasar global,” kata salah satu perwakilan.

Potensi Lokasi dan Model Pusat Kreatif

Beberapa lokasi yang diusulkan:

  • New York atau Los Angeles (untuk film dan musik)
  • Tokyo atau Seoul (untuk fashion dan game)
  • Paris atau London (untuk desain dan kuliner)
  • Dubai atau Singapura (untuk hub internasional)

Model yang diusulkan: hybrid antara galeri, co-working space, studio rekaman, dan ruang pameran produk kreatif Indonesia. Pendanaan bisa dari APBN, CSR perusahaan, dan sponsor internasional.

Implikasi Politik dan Ekonomi Jangka Panjang

Jika terealisasi, pusat kreatif ini bisa jadi soft power baru Indonesia di kancah global. Ini juga bisa dorong ekspor ekonomi kreatif hingga USD 30–40 miliar per tahun pada 2030. Namun tantangan besar: anggaran, koordinasi antar-kementerian, dan menjaga independensi dari kepentingan politik.

Usulan ini jadi angin segar bagi pelaku ekonomi kreatif yang selama ini kurang mendapat dukungan pemerintah di luar negeri.

Kesimpulan: Pusat Kreatif RI di Luar Negeri – Langkah Besar Menuju Indonesia Maju

Dorongan dari DPR untuk bangun pusat kreatif di luar negeri jadi sinyal bahwa pemerintah mulai serius dorong ekonomi kreatif ke panggung dunia. Jika terealisasi, ini bisa jadi legacy besar untuk generasi mendatang.

Pusat Kreatif Indonesia di luar negeri—gebrakan politik atau mimpi indah? Indonesia menanti realisasi nyata.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *