Halo Jakarta – Arsenal kembali tunjukkan taji dengan hajar Aston Villa 4-1 di pekan ke-18 Premier League Inggris 2025/26 pada Rabu malam 31 Desember 2025 WIB di Emirates Stadium. Gol Bukayo Saka (brace), Martin Odegaard, dan Gabriel Martinelli jadi penentu kemenangan The Gunners. Villa sempat samakan kedudukan lewat Ollie Watkins, tapi tak cukup hentikan dominasi tuan rumah. Kemenangan ini angkat Arsenal ke peringkat 2 dengan 36 poin, selisih 1 poin dari Liverpool di puncak. Villa turun ke peringkat 5 dengan 30 poin. Laga ini penuh drama, kartu merah, dan comeback cepat. Apa kronologi lengkap, performa bintang, komentar pelatih, dan implikasi ke klasemen? Mari kita ulas mendalam.
Jalannya Pertandingan yang Berlangsung Sengit dan Penuh Drama
Arsenal mulai dengan tempo tinggi di Emirates yang penuh 60.000 suporter. Mereka langsung tekan Villa dari menit awal. Gol pembuka datang di menit ke-12 lewat Bukayo Saka yang tembak keras kaki kiri usai umpan terobosan Odegaard—1-0! Emirates langsung bergemuruh. Villa coba balas dengan counter cepat Watkins, tapi David Raya selamatkan di menit 18.
Babak pertama berlangsung ketat. Villa samakan kedudukan di menit 28 lewat Ollie Watkins yang manfaatkan kesalahan passing William Saliba—1-1! Arsenal tak panik. Menit ke-35, Saka tambah gol keduanya lewat penalti dingin setelah pelanggaran Ezri Konsa pada Martinelli—2-1! Konsa kena kartu kuning kedua karena protes, kartu merah langsung! Villa turun 10 pemain. Babak pertama tutup dengan Arsenal dominan 62 persen bola dan 9 tembakan.
Babak kedua jadi pesta tuan rumah. Menit ke-52, Odegaard cetak gol indah dari luar kotak penalti—3-1! Assist dari Declan Rice yang potong lini tengah Villa. Menit ke-78, Gabriel Martinelli tutup pesta dengan gol voli tajam dari umpan Saka—4-1! Villa coba balas, tapi pertahanan Arsenal solid dengan Saliba dan Gabriel Magalhaes. Statistik akhir: Arsenal 20 tembakan (10 on target), 8 corner vs Villa 7 tembakan (3 on target).
Kemenangan ini jadi yang keenam beruntun Arsenal di Premier League, bukti tim Mikel Arteta mulai temukan ritme terbaik.
Performa Bintang yang Bikin Arsenal Tak Terbendung
Bukayo Saka jadi man of the match dengan brace gol, 1 assist, dan rating 9.5. Ia ciptakan 5 peluang, menang 7 dribel, dan shot accuracy 100 persen. Gol penalti dan assist Martinelli tunjukkan kelasnya sebagai winger top. Martin Odegaard rating 9.0 dengan gol krusial dan 4 key passes—ia jadi otak serangan. Gabriel Martinelli rating 8.5 dengan gol voli dan 3 dribel sukses. Declan Rice rating 8.2 dengan 1 assist dan tackling 90 persen akurat.
Di Villa, Ollie Watkins rating 7.5 dengan gol penyeimbang, tapi tim runtuh setelah kartu merah Konsa. Ezri Konsa rating 5.0 karena kartu merah bodoh. Unai Emery akui, “Kartu merah bunuh kami.”
Komentar Pelatih yang Penuh Pujian dan Kritik
Mikel Arteta puji tim pasca-laga. “Kami tunjukkan mental juara. Tertinggal 1-1, lalu kartu merah lawan, kami manfaatkan maksimal,” katanya. Arteta soroti Saka sebagai “pemain spesial” dan Odegaard “kapten sejati”. Ia bilang kemenangan ini penting untuk tutup tahun dengan positif. “Kami di peringkat 2, selisih 1 poin dari Liverpool. Ini fondasi buat 2026,” tambahnya.
Unai Emery, pelatih Villa, akui superioritas Arsenal. “Mereka tim top, kami kalah kelas. Kartu merah Konsa bodoh, tapi kami harus belajar,” ujarnya. Emery janji perbaiki disiplin pekan depan lawan Brighton.
Dampak ke Klasemen Premier League yang Makin Panas
Kemenangan ini angkat Arsenal ke peringkat 2 dengan 36 poin dari 18 laga. Liverpool puncak dengan 37 poin, Manchester City 32 poin. Villa turun ke peringkat 5 dengan 30 poin—kekalahan ini hambat perburuan UCL. Kartu merah Konsa bikin ia absen pekan depan.
Pekan depan, Arsenal tandang ke Brentford, Villa jamu Brighton. Ini jadi ujian konsistensi akhir tahun.
Analisis Taktik Arteta yang Mulai Dominan
Arteta pakai 4-3-3 dengan Saka sayap kanan, Martinelli kiri, Havertz false 9. Formasi ini beri fluiditas serangan—Odegaard sering naik, Rice anchor solid. Kartu merah Konsa bikin Villa defensif, Arsenal manfaatkan ruang lebar. Babak kedua, pressing tinggi ciptakan turnover 12 kali. Ini bukti evolusi Arteta: tim lebih matang hadapi tekanan.
Villa pakai 4-2-3-1 dengan Watkins lone striker, tapi kartu merah runtuhkan rencana Emery.
Reaksi Suporter dan Media yang Heboh
Emirates bergemuruh sepanjang laga. Fans Arsenal ramai di X dengan tagar #GunnersWin dan #SakaKing trending Inggris. “Saka world class!” tulis @ArsenalID. Media seperti BBC puji Arteta “bangun tim juara”. The Guardian beri rating 9/10 untuk Arsenal—”mereka kandidat serius gelar.”
Kemenangan ini tutup 2025 dengan manis. Arsenal tunjukkan mental kuat, comeback dari tertinggal, dan manfaatkan keuntungan numerik.
Arsenal vs Villa jadi bukti The Gunners siap bersaing gelar. Saka brace jadi highlight—tim ini makin menakutkan.




