Lima Pria Diamankan Satpol PP Saat Cari Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay

Lima Pria Diamankan Satpol PP Saat Cari Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay di Jakpus

Halo Jakarta – Lima pria diamankan oleh Satpol PP Sawah Besar di kawasan bantaran anak Kali Ciliwung, Pasar Baru, Jakarta Pusat. Mereka tertangkap saat sedang mengolah ikan sapu-sapu yang diduga akan dijadikan bahan baku siomay untuk diperjualbelikan.

Penangkapan ini dilakukan setelah adanya laporan warga yang curiga terhadap aktivitas pengolahan ikan di lokasi tersebut. Petugas kemudian langsung mendatangi tempat kejadian dan mengamankan para pelaku beserta hasil olahan ikan.

Bacaan Lainnya

Ikan Sapu-Sapu Dipisahkan Jadi Daging untuk Dijual

Saat diamankan, kelima pria tersebut diketahui sedang memisahkan bagian daging, telur, hingga kulit ikan sapu-sapu. Daging hasil olahan tersebut rencananya akan dijual ke pengepul di wilayah Cikarang sebagai bahan baku pembuatan siomay.

Menurut keterangan petugas, aktivitas ini sudah berjalan dengan pola penjualan harian, di mana setiap orang dapat mengolah dan menjual puluhan kilogram daging ikan sapu-sapu dalam satu hari.

Barang Bukti Dimusnahkan oleh Petugas

Seluruh hasil olahan ikan sapu-sapu yang ditemukan di lokasi langsung disita oleh Satpol PP. Langkah ini dilakukan untuk mencegah daging ikan tersebut kembali diolah menjadi makanan dan beredar di masyarakat.

Petugas kemudian memusnahkan barang bukti dengan cara dikubur agar tidak dapat dimanfaatkan kembali.

Alasan Pengawasan Ketat pada Ikan dari Sungai Tercemar

Ikan sapu-sapu yang berasal dari aliran sungai seperti Kali Ciliwung diketahui hidup di lingkungan yang berpotensi tercemar. Karena itu, pihak berwenang menilai ikan tersebut tidak memiliki jaminan keamanan pangan jika dikonsumsi manusia.

Selain risiko bakteri dan parasit, ikan dari perairan tercemar juga berpotensi mengandung logam berat yang dapat membahayakan kesehatan dalam jangka panjang.

Aktivitas Pengolahan Ikan Jadi Sorotan Warga

Kasus ini menjadi perhatian setelah warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di sekitar bantaran sungai. Proses pengolahan ikan yang dilakukan di ruang terbuka menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan pangan dan distribusi bahan makanan ke masyarakat.

Pihak Satpol PP menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap aktivitas serupa, terutama yang berkaitan dengan pengolahan bahan pangan dari lingkungan tidak higienis.

Penertiban untuk Mencegah Peredaran Pangan Tidak Layak Konsumsi

Langkah penertiban ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga keamanan pangan di wilayah Jakarta. Selain penindakan, petugas juga memberikan peringatan agar aktivitas serupa tidak kembali dilakukan.

Fokus utama dari tindakan ini adalah memastikan bahwa bahan makanan yang beredar di masyarakat berasal dari sumber yang aman, higienis, dan memenuhi standar kesehatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *