Halo Jakarta – Jakarta International Stadium (JIS) kembali jadi tempat kekecewaan bagi Jakmania. Persija Jakarta ditahan imbang 1-1 oleh Dewa United di pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 (tanggal pertandingan sesuai jadwal resmi). Gol pembuka dicetak Persija sendiri lewat Maxwell Souza di menit 45+4 (injury time babak pertama), tapi Dewa United berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua. Yang paling menyakitkan: eksekusi penalti Persija di menit-menit akhir ditepis kiper lawan – peluang emas untuk menang sirna begitu saja.
Hasil ini membuat Persija semakin sulit mengejar Persib Bandung di puncak klasemen. Poin Persija kini tertinggal cukup jauh dari pimpinan, dan tekanan semakin besar menjelang laga-laga krusial sisa musim. Dewa United berhasil mencuri satu poin berharga di kandang lawan, sementara Jakmania pulang dengan rasa kecewa yang mendalam.
Kronologi Lengkap & Momen Krusial di JIS
Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal. Berikut urutan penting yang terjadi:
- Menit 1–45 – Persija mendominasi penguasaan bola (sekitar 58%), tapi lini depan kesulitan menembus pertahanan rapat Dewa United. Dewa United lebih mengandalkan serangan balik cepat.
- Menit 45+4 – Gol pembuka Persija! Maxwell Souza mencetak gol injury time babak pertama lewat tendangan akurat memanfaatkan kesempatan di kotak penalti. JIS bergemuruh – Persija unggul 1-0!
- Babak kedua – Persija terus menekan, tapi Dewa United bertahan disiplin dan mencari celah counter-attack.
- Menit 68 – Dewa United menyamakan kedudukan lewat serangan balik cepat. Skor menjadi 1-1.
- Menit 89 – Persija mendapat hadiah penalti setelah pemain Dewa United lakukan pelanggaran di kotak 16 besar.
- Menit 90 – Maxwell Souza maju sebagai eksekutor, tapi tendangannya ditepis kiper Dewa United dengan gemilang. Bola membentur tiang lalu keluar – peluang emas hilang sia-sia.
- Menit 90+5 – Peluit akhir berbunyi – Persija ditahan imbang 1-1 di kandang sendiri.
Mauricio Souza tampak kecewa tapi tetap tenang dalam konferensi pers pasca-laga.
“Kami bermain bagus, tapi kurang tajam di depan gawang. Penalti adalah momen krusial, tapi sepak bola memang seperti itu. Ini pelajaran berharga untuk perjalanan ke depan. Kami akan evaluasi dan kembali lebih kuat,” ujar Souza.
Dampak Hasil Imbang Ini bagi Persija
Hasil 1-1 ini membuat Persija semakin sulit mengejar Persib di puncak klasemen. Poin Persija kini tertinggal cukup jauh dari pimpinan, dan tekanan semakin besar menjelang laga-laga krusial sisa musim.
Jakmania juga mulai resah. Banyak yang menuntut perbaikan di lini depan dan penguatan mental pemain agar tidak terus terpeleset di kandang sendiri. Beberapa suporter di media sosial bahkan bilang: “Lagi-lagi penalti gagal di JIS, kapan kita belajar dari kesalahan?”
Apa Selanjutnya untuk Macan Kemayoran?
Persija harus segera bangkit. Laga berikutnya melawan tim papan tengah akan jadi ujian penting. Mauricio Souza dikabarkan akan gelar evaluasi internal dan mungkin lakukan rotasi skuad untuk cari komposisi terbaik.
Beberapa hal yang perlu diperbaiki:
- Ketajaman penyelesaian akhir – terlalu banyak peluang terbuang.
- Mental pemain di momen krusial – terutama saat eksekusi penalti.
- Rotasi skuad – agar pemain kunci seperti Riko Simanjuntak & Maxwell Souza tidak kelelahan.
Apakah Persija masih punya peluang rebut gelar? Atau musim ini akan jadi musim “hampir tapi tidak” lagi? Bagikan dukungan & prediksi Anda di kolom komentar – ayo kita dorong Macan Kemayoran bangkit kembali!




