Halo Jakarta – Isu yang ramai beredar belakangan ini menyebut Presiden Prabowo Subianto akan ke Amerika Serikat untuk menghadiri rapat Board of Peace sekaligus meneken kesepakatan tarif baru. Kabar tersebut langsung memicu spekulasi luas di kalangan masyarakat dan media sosial. Namun Istana Kepresidenan melalui Kepala Sekretariat Kabinet Pramono Anung sudah memberikan klarifikasi resmi: hingga saat ini tidak ada agenda kunjungan ke AS dalam waktu dekat, baik untuk rapat Board of Peace maupun penandatanganan tarif apa pun. Berikut rangkuman fakta terkini, isi klarifikasi Istana, latar belakang isu yang muncul, reaksi publik, serta apa yang bisa dipahami dari dinamika ini.
Klarifikasi Resmi dari Istana
Kepala Sekretariat Kabinet Pramono Anung menyatakan secara tegas:
- Tidak ada jadwal kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat dalam waktu dekat
- Tidak ada agenda rapat Board of Peace atau penandatanganan kesepakatan tarif apa pun
- Isu tersebut murni spekulasi dan tidak berdasar
- Pemerintah saat ini fokus pada percepatan program prioritas nasional dan koordinasi antar-kementerian
Pernyataan ini dirilis untuk meredam rumor yang sempat beredar luas sejak akhir pekan lalu.
Latar Belakang Isu yang Beredar
Rumor ini muncul setelah beberapa unggahan di media sosial dan grup WhatsApp yang menyebut:
- Prabowo akan menghadiri rapat Board of Peace di Washington
- Ada rencana penandatanganan kesepakatan tarif baru antara Indonesia dan AS
- Isu ini dikaitkan dengan kunjungan sebelumnya dan hubungan bilateral yang semakin erat
Namun tidak ada sumber resmi dari Istana, Kementerian Luar Negeri, maupun Kedutaan Besar AS yang mengonfirmasi agenda tersebut.
Reaksi Publik & Media Sosial
Netizen terbagi:
- Sebagian percaya rumor dan langsung berspekulasi tentang implikasi ekonomi serta politik luar negeri
- Sebagian lain langsung mempertanyakan sumber informasi dan meminta klarifikasi resmi
- Tagar #PrabowoKeAS dan #TarifBaru sempat trending, tapi mereda setelah klarifikasi Istana
Banyak warganet yang mengapresiasi respons cepat Istana: “Bagus ada klarifikasi langsung, jangan sampai rumor meresahkan masyarakat.”
Implikasi dari Klarifikasi Ini
Klarifikasi Istana memberikan beberapa pesan penting:
- Pemerintah ingin menjaga stabilitas informasi publik di tengah tahun politik
- Menunjukkan komitmen transparansi meski isu sensitif
- Mengurangi potensi gejolak pasar keuangan akibat spekulasi tarif impor/ekspor
- Memberi ruang bagi fokus kerja kabinet tanpa distraksi rumor
Pengamat politik menilai langkah cepat ini efektif meredam isu sebelum berkembang lebih jauh.
Tidak Ada Agenda Prabowo ke AS untuk Rapat Board of Peace atau Teken Tarif
Istana sudah memberikan klarifikasi resmi bahwa tidak ada rencana kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat dalam waktu dekat, baik untuk rapat Board of Peace maupun penandatanganan kesepakatan tarif. Isu yang beredar murni spekulasi dan tidak berdasar. Masyarakat diimbau untuk selalu mengacu pada sumber resmi agar tidak mudah terpengaruh hoaks.
Istana pastikan tidak ada agenda Prabowo ke AS untuk rapat Board of Peace atau teken tarif—klarifikasi resmi redam isu panas!




