Obama Respons Video Rasis Trump di Sosmed! Politik Amerika Memanas

Obama Respons Video Rasis di Medsos Trump!

Halo Jakarta – Mantan Presiden AS Barack Obama akhirnya buka suara terkait video rasis yang menggambarkan dirinya dan istrinya Michelle sebagai monyet. Video tersebut diunggah di akun Truth Social milik Presiden Donald Trump dan langsung menjadi kontroversi nasional. Dalam wawancara podkast pada 14 Februari 2026, Obama tidak langsung menyerang Trump, tapi menyindir hilangnya rasa malu dan kesopanan di kalangan pejabat AS. Pernyataan ini langsung memicu perdebatan sengit dan kritik dari berbagai pihak. Berikut kronologi video rasis, respons lengkap Obama, reaksi Gedung Putih, serta dampak politik yang muncul dari isu ini.

Kronologi Video Rasis yang Viral & Menimbulkan Kecaman

Video tersebut diunggah di akun Truth Social Trump dan menyertakan klip yang menggambarkan Obama serta Michelle sebagai kera. Lagu pengiring The Lion Sleeps Tonight menambah kesan rasis yang kuat. Unggahan ini sebenarnya berisi klaim tak berdasar tentang kecurangan pemilu 2020, tapi bagian rasis langsung memicu kemarahan luas dari Demokrat dan Republik.

Bacaan Lainnya

Gedung Putih awalnya membela video dengan menyebut reaksi negatif sebagai ‘kemarahan palsu’, tapi kemudian menghapusnya dan menyalahkan staf. Senator Tim Scott, senator Republik berkulit hitam, langsung mengkritik: “Ini hal paling rasis yang pernah saya lihat dari Gedung Putih.” Klip tersebut tampaknya diambil dari unggahan X milik pembuat meme konservatif Xerias pada Oktober tahun sebelumnya.

Respons Obama yang Diplomatis tapi Menusuk

Dalam wawancara podkast berdurasi 47 menit dengan Brian Tyler Cohen, Obama menyampaikan pandangannya secara tidak langsung:

  • “Penting untuk menyadari bahwa mayoritas rakyat Amerika menganggap perilaku ini sangat mengganggu. Memang benar bahwa itu menarik perhatian. Memang benar bahwa itu mengalihkan perhatian.”
  • Ia menambahkan: “Ada semacam pertunjukan badut yang terjadi di media sosial dan televisi. Dan yang benar adalah tampaknya tidak ada rasa malu tentang hal ini di antara orang-orang yang dulu merasa bahwa Anda harus memiliki semacam kesopanan dan rasa pantas serta rasa hormat terhadap jabatan, bukan? Itu telah hilang.”
  • Obama tidak menyebut nama Trump secara langsung, tapi konteksnya jelas mengarah ke unggahan rasis tersebut

Selama wawancara, Obama juga membahas isu lain seperti demonstrasi damai menentang operasi imigrasi, penataan ulang daerah pemilihan, serta perpustakaan kepresidenannya yang akan dibuka di Chicago tahun depan.

Reaksi Gedung Putih & Trump yang Langsung Defensif

Trump memberikan respons cepat kepada wartawan:

  • “Saya tidak melihat bagian video yang menunjukkan keluarga Obama. Saya tidak membuat kesalahan.”
  • Saat ditanya apakah akan meminta maaf, Trump menjawab tegas: “Saya tidak perlu meminta maaf karena saya tidak melihatnya.”

Gedung Putih melalui juru bicaranya menyalahkan staf atas unggahan tersebut dan menghapusnya. Namun kritik tetap mengalir, termasuk dari Kamala Harris yang menyatakan: “Kita semua tahu siapa Trump.”

Dampak Politik & Sosial dari Kontroversi Ini

Kontroversi ini membawa implikasi besar:

  • Memperburuk citra rasial di AS, terutama di kalangan minoritas
  • Menambah bahan kritik oposisi terhadap Trump menjelang pemilu tengah periode
  • Memicu diskusi ulang tentang regulasi media sosial dan hate speech di platform seperti Truth Social
  • Memperkuat narasi bahwa pemerintahan Trump rawan isu rasisme

Banyak pengamat menilai kejadian ini sebagai “kesalahan fatal” yang bisa memengaruhi dukungan pemilih independen.

Video Rasis di Medsos Trump – Obama Respons dengan Sindiran Elegan

Pernyataan Obama yang menyindir hilangnya rasa malu di kalangan pejabat AS menjadi respons cerdas terhadap video rasis di medsos Trump. Di tengah kontroversi yang memanas, pernyataan ini tidak hanya membela diri, tapi juga mengingatkan masyarakat tentang nilai kesopanan dalam politik. Yang pasti, isu ini akan terus menjadi amunisi bagi oposisi dan ujian bagi Gedung Putih.

Obama respons video rasis di medsos Trump—pernyataan yang bikin Gedung Putih panas & publik terbelah!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *