Harga Bitcoin Tertekan Keras! Pasar Waspadai Ancaman Perang Dagang AS-China

Harga Bitcoin tertekan

Halo Jakarta – Harga Bitcoin kembali tertekan di awal pekan ini, Senin 20 Januari 2026. Mata uang kripto nomor satu dunia itu sempat turun hingga 4,8% dalam 24 jam terakhir dan sempat menyentuh level USD 104.200 sebelum rebound tipis ke kisaran USD 106.800. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan sentimen negatif dari ancaman perang dagang AS-China yang kembali memanas pasca-pelantikan Donald Trump untuk periode kedua. Pasar kripto dan aset berisiko global langsung bereaksi negatif terhadap potensi tarif impor baru yang dijanjikan Trump. Apa penyebab utama penurunan, dampak ke altcoin, respons analis, serta strategi investor menghadapi ketidakpastian ini? Berikut analisis lengkap.

Penyebab Utama Harga Bitcoin Tertekan di Awal 2026

Beberapa faktor utama yang menekan harga Bitcoin:

Bacaan Lainnya
  • Ancaman Perang Dagang AS-China — Trump kembali janjikan tarif 60% untuk barang impor China dan 25% untuk barang dari negara lain. Ini langsung bikin investor global risk-off dan beralih ke aset safe haven seperti emas dan dolar AS
  • Outflow ETF Bitcoin Spot — ETF Bitcoin spot AS catat outflow USD 320 juta pada 17–19 Januari 2026 setelah inflow besar sepanjang Desember 2025
  • Profit Taking Institusi — Banyak institusi ambil untung setelah Bitcoin sempat tembus USD 110.000 pekan lalu
  • Indeks Ketakutan & Keserakahan Kripto — Indeks Fear & Greed turun dari zona “Greed” (75) ke “Neutral” (52) dalam waktu 72 jam
  • Penguatan Dolar AS — Indeks DXY naik ke 105,5—level tertinggi sejak November 2025—membuat aset berisiko seperti kripto semakin tertekan

Semua faktor ini saling menguatkan dan membuat Bitcoin koreksi setelah rally kuat sejak akhir 2025.

Dampak ke Altcoin dan Ekosistem Kripto Lainnya

Altcoin ikut terdampak parah:

  • Ethereum turun 6,2% ke USD 4.320
  • Solana anjlok 8,5% ke USD 198
  • Cardano dan Avalanche masing-masing turun 7–9%
  • Memecoin seperti Dogecoin dan Shiba Inu koreksi hingga 12–15%

Total kapitalisasi pasar kripto global turun USD 180 miliar dalam 48 jam, dari USD 3,45 triliun menjadi USD 3,27 triliun. Volume trading harian juga naik tajam karena panic selling dan liquidasi posisi leverage.

Respons Analis dan Prediksi Jangka Pendek

Analis dari CryptoQuant dan Glassnode tetap optimis jangka panjang meski koreksi sementara. “Koreksi ini normal dalam bull run. Kami lihat on-chain metrics masih bullish: HODL waves tinggi, realized cap terus naik, dan whale masih akumulasi,” kata analis CryptoQuant.

Beberapa prediksi jangka pendek:

  • Bitcoin bisa tes support USD 98.000–100.000 jika outflow ETF berlanjut
  • Jika Trump lunakkan retorika tarif, pasar bisa rebound cepat ke USD 115.000–120.000
  • Ethereum berpotensi tes USD 4.000 jika koreksi berlanjut, tapi support kuat di USD 4.200

Mayoritas analis bilang ini hanya koreksi sehat dalam bull market yang masih panjang.

Strategi Investor Menghadapi Ketidakpastian Perang Dagang

Investor bisa lakukan beberapa strategi untuk lindungi portofolio:

  • Dollar Cost Averaging (DCA) — Tetap beli rutin Bitcoin dan Ethereum meski harga turun
  • Diversifikasi ke Stablecoin — Pindah sebagian aset ke USDT/USDC saat volatilitas tinggi
  • Hold Jangka Panjang — Jangan panic sell; siklus bull biasanya bertahan 12–18 bulan pasca-halving
  • Pantau Berita Geopolitik — Ikuti perkembangan kebijakan Trump dan respons China
  • Gunakan Stop-Loss Bijak — Lindungi posisi leverage dengan stop-loss 10–15% dari harga masuk

Tren bear trap sering terjadi di bull market—banyak yang jual di dasar dan beli kembali di puncak.

Kesimpulan: Koreksi Sementara atau Awal Bear Market?

Harga Bitcoin tertekan karena ancaman perang dagang AS-China, tapi fundamental kripto masih sangat kuat. Inflow ETF, adopsi institusi, dan efek halving 2024 tetap jadi katalisator bullish jangka panjang. Koreksi ini lebih terlihat sebagai kesempatan akumulasi daripada awal bear market.

Pasar kripto tetap panas—siap-siap rebound atau waspadai bear trap yang lebih dalam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *