Korea Selatan Siap Izinkan ETF Bitcoin dan Aset Digital Spot pada 2026

Korea Selatan Siap Izinkan ETF Bitcoin dan Aset Digital Spot

Halo Jakarta – Korea Selatan bersiap jadi negara besar berikutnya yang melegalkan ETF Bitcoin spot dan aset digital lainnya mulai 2026. Financial Services Commission (FSC) Korea Selatan akhirnya beri lampu hijau setelah perdebatan panjang dengan regulator keuangan. Keputusan ini keluar pada 10 Januari 2026 setelah rapat kabinet dan diskusi dengan Korea Exchange (KRX). Rencana peluncuran pertama ditargetkan kuartal pertama 2026 dengan produk dari Samsung Asset Management dan Mirae Asset. Ini jadi kabar besar buat investor kripto global karena Korea Selatan punya volume trading kripto tertinggi di Asia. Apa latar belakang, proses regulasi, dampak ke market, dan prospek ETF kripto di Korea? Berikut analisis lengkap.

Latar Belakang Regulasi Kripto yang Panjang di Korea Selatan

Korea Selatan punya sejarah ketat soal kripto. Sejak 2017, pemerintah larang ICO dan perdagangan anonim. Pada 2021, FSC wajibkan semua exchange daftar resmi dan ikut aturan AML (Anti-Money Laundering). Upbit dan Bithumb jadi exchange terbesar dengan jutaan pengguna. Namun ETF Bitcoin spot belum diizinkan karena regulator khawatir volatilitas tinggi dan risiko investor ritel.

Bacaan Lainnya

Pada 2024, FSC mulai buka diskusi serius. Mereka lihat keberhasilan ETF Bitcoin spot di AS yang tarik lebih dari USD 100 miliar aset. Korea Exchange (KRX) ajukan proposal ETF kripto pada pertengahan 2025. Setelah studi banding dengan AS, Kanada, dan Hong Kong, FSC akhirnya setuju. Keputusan ini juga dipengaruhi tekanan dari investor institusi dan bank besar seperti KB Kookmin dan Shinhan yang ingin masuk pasar kripto.

Detail Rencana Peluncuran ETF Bitcoin Spot di Korea

FSC rencana izinkan ETF Bitcoin spot pertama pada Q1 2026. Produk pertama dari Samsung Asset Management dan Mirae Asset Global Investments. ETF ini akan track harga Bitcoin langsung melalui custodian seperti Coinbase Custody atau BitGo. Biaya manajemen diprediksi 0,5-0,8 persen per tahun—lebih murah dari ETF AS. Investor ritel dan institusi bisa beli melalui rekening sekuritas biasa di KRX.

Selain Bitcoin, FSC juga buka pintu untuk ETF Ethereum spot dan basket aset digital (Bitcoin + Ethereum). Ini bikin Korea Selatan jadi negara ketiga di dunia setelah AS dan Kanada yang izinkan ETF kripto spot. Produk hybrid ETF yang gabungkan Bitcoin dengan saham teknologi juga sedang dibahas.

Dampak ke Market Kripto Global dan Lokal

Keputusan ini langsung picu euforia di pasar kripto. Bitcoin naik 8 persen ke USD 108.000 dalam 24 jam setelah pengumuman. Ethereum naik 12 persen ke USD 4.500. Volume trading di Upbit dan Bithumb melonjak 150 persen. Investor ritel Korea langsung FOMO beli Bitcoin dan altcoin.

Di level global, JPMorgan dan Bloomberg bilang ini sinyal positif untuk adopsi institusi. “Korea Selatan punya investor kripto paling aktif di dunia. ETF spot bakal tarik miliaran dolar dari institusi lokal,” kata analis JPMorgan. Total aset kripto warga Korea capai USD 150 miliar—salah satu terbesar di dunia.

Respons Pemerintah dan Regulator Korea Selatan

FSC bilang keputusan ini diambil setelah studi matang. Mereka wajibkan semua ETF kripto punya custodian berlisensi dan transparansi 100 persen. Korea Exchange siapkan infrastruktur trading khusus kripto. Otoritas keuangan juga tambah regulasi AML dan KYC agar lindungi investor ritel.

Menteri Keuangan Choi Sang-mok bilang, “Kami ingin Korea Selatan jadi pusat inovasi keuangan digital di Asia. ETF kripto adalah langkah maju.”

Prospek ETF Kripto di Korea Selatan 2026

Analis prediksi ETF Bitcoin spot Korea bakal tarik USD 10-15 miliar aset dalam tahun pertama. Ini lebih besar dari ETF di Kanada. Samsung dan Mirae Asset sudah siapkan produk. Produk lain dari KB Asset Management dan NH Investment juga dalam tahap akhir.

Investor ritel Korea bisa beli ETF melalui aplikasi sekuritas biasa. Ini bikin akses lebih mudah dibanding exchange kripto yang butuh verifikasi rumit. Prospek altcoin ETF seperti Solana dan XRP juga terbuka di masa depan.

Tantangan dan Risiko yang Masih Ada

Meski optimis, ada tantangan. Volatilitas kripto tinggi bisa bikin investor ritel rugi besar. FSC janji beri edukasi masif. Ada juga risiko regulasi global kalau AS atau UE ubah aturan. Tapi secara keseluruhan, keputusan ini jadi katalisator besar buat adopsi kripto di Korea.

Korea Selatan siap jadi pemain utama kripto global. ETF spot 2026 bakal jadi game changer.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *