Halo Jakarta – Tahun 2025 jadi tahun keemasan buat merek mobil China di Indonesia. Penjualan mobil penumpang dari pabrikan asal Negeri Tirai Bambu ini melonjak tajam, bahkan ada yang naik hingga 6 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya! Data Gaikindo mencatat bahwa total wholesales mobil China di Indonesia tembus lebih dari 150.000 unit sepanjang 2025, naik hampir 80% dari 2024. Lima merek paling laris ini sukses kuasai segmen SUV, MPV, dan EV dengan harga kompetitif, fitur melimpah, serta desain yang kekinian. Siapa saja mereka dan apa rahasia di balik lonjakan gila ini? Berikut ulasan lengkap 5 merek mobil China terlaris di Indonesia tahun 2025.
1. Chery – Naik Gila-Gilaan 6 Kali Lipat, Raja SUV & EV
Chery jadi juara mutlak dengan pertumbuhan paling fenomenal: penjualan wholesales 2025 mencapai 45.000 unit, naik 600% dibandingkan 2024 yang hanya sekitar 6.500 unit! Model andalan seperti Omoda 5, Tiggo 8, dan Tiggo 7 Pro jadi motor utama penjualan. Chery juga sukses besar di segmen EV dengan Omoda E5 yang laris manis berkat subsidi pemerintah.
Rahasia sukses Chery: harga kompetitif (Omoda 5 mulai Rp 300 jutaan), fitur ADAS lengkap, desain modern, serta jaringan dealer yang kini sudah mencapai 80 kota di Indonesia. Chery juga agresif promo dan program trade-in yang bikin konsumen beralih dari merek Jepang.
2. Wuling – Raja Mobil Listrik & MPV Murah
Wuling tetap jadi raja segmen EV murah dengan penjualan 2025 mencapai 38.000 unit, naik 120% dari tahun sebelumnya. Air EV dan BinguoEV jadi bintang utama, dengan Air EV terjual lebih dari 25.000 unit sepanjang tahun. Wuling juga kuat di segmen MPV dengan Confero dan Alvez yang tetap laris.
Strategi Wuling: harga sangat terjangkau (Air EV mulai Rp 180 jutaan setelah subsidi), biaya operasional rendah, dan jaringan dealer yang sangat luas di seluruh Indonesia. Wuling juga rajin kolaborasi dengan Grab dan Gojek untuk armada EV.
3. DFSK – SUV & MPV Tangguh dengan Harga Bersahabat
DFSK menempati posisi ketiga dengan penjualan 28.000 unit sepanjang 2025, naik 90% dari tahun sebelumnya. Model Glory 560, Glory i-Auto, dan Gelora jadi andalan utama. DFSK juga sukses di segmen komersial dengan Gelora yang laris untuk angkutan umum dan logistik.
Keunggulan DFSK: harga sangat kompetitif (Glory 560 mulai Rp 220 jutaan), garansi mesin 10 tahun, serta fitur keselamatan yang lengkap. Jaringan dealer DFSK juga semakin luas, terutama di wilayah luar Jawa.
4. Haval – SUV Premium China yang Mulai Dilirik
Haval masuk 4 besar dengan penjualan 18.000 unit di 2025, naik 150% dari tahun sebelumnya. Model Haval H6 Hybrid dan Jolion Hybrid jadi favorit konsumen kelas menengah atas. Haval menawarkan fitur premium seperti panoramic sunroof, ADAS level 2, dan interior mewah dengan harga Rp 450–550 jutaan.
Strategi Haval: positioning sebagai SUV premium China dengan kualitas mendekati merek Jepang tapi harga lebih terjangkau. Dealer Haval juga fokus di kota-kota besar dengan layanan purna jual premium.
5. Neta – Pesaing Baru yang Cepat Naik Daun di Segmen EV
Neta menutup 5 besar dengan penjualan 12.000 unit di 2025, naik 300% dari tahun sebelumnya. Neta V dan Neta U jadi model terlaris di segmen EV kompak. Neta sukses karena harga sangat kompetitif (Neta V mulai Rp 320 jutaan) dan desain futuristik yang disukai anak muda.
Keunggulan Neta: subsidi pemerintah Rp 7 juta, jarak tempuh 400–500 km, fast charging cepat, dan garansi baterai 8 tahun. Dealer Neta juga berkembang pesat di Pulau Jawa.
Prospek Mobil China di Indonesia 2026 dan Setelahnya
Tahun 2026 diprediksi akan jadi tahun keemasan berikutnya buat merek China. Gaikindo memperkirakan pangsa pasar mobil China bisa tembus 25–30% dari total penjualan mobil penumpang. Faktor pendukung: harga kompetitif, fitur melimpah, subsidi EV (meski akan dicabut akhir 2026), dan semakin matangnya infrastruktur charging station.
Tantangan tetap ada: persepsi kualitas yang masih kalah dari Jepang, jaringan servis yang belum seluas Toyota atau Honda, serta nilai jual kembali (resale value) yang masih rendah. Namun dengan strategi agresif seperti Chery dan Wuling, merek China diprediksi akan terus naik daun.
Kesimpulan 5 Merek China yang Mengguncang Pasar Otomotif Indonesia
Chery, Wuling, DFSK, Haval, dan Neta membuktikan bahwa mobil China bukan lagi “murah tapi murahan”. Dengan harga kompetitif, fitur canggih, dan kualitas yang semakin baik, mereka berhasil rebut hati konsumen Indonesia. Tahun 2025 jadi bukti bahwa era dominasi Jepang di segmen entry-level mulai tergeser.
Mobil China bukan lagi pilihan kedua. Mereka sudah jadi pemain utama di pasar otomotif Indonesia.
